DetikSepakbola
Senin 19 Februari 2018, 20:05 WIB

Soal Kerusakan GBK, Ketua The Jak: Itu Bukan Anggota Resmi Kami

Amalia Dwi Septi - detikSport
Soal Kerusakan GBK, Ketua The Jak: Itu Bukan Anggota Resmi Kami Suporter memasuki lapangan usai pertandingan final Piala Presiden 2018 (Wahyu Putro A/ANTARA FOTO)
FOKUS BERITA: GBK Dirusak
Jakarta - Ketua Umum The Jakmania Ferry Indrasjarief angkat bicara soal kerusakan Stadion Gelora Bung Karno. Para pelaku disebut bukan anggota resmi The Jak.

Stadion GBK mengalami kerusakan di sejumlah titik usai digunakan untuk perhelatan final Piala Presiden 2018 antara Persija Jakarta melawan Bali United. Oknum The Jakmania melakukan aksi vandalisme, salah satunya dengan merusak pintu masuk stadion.


Tentu saja pihak The Jak kembali jadi bulan-bulanan publik karena mereka sudah kadung dicap sebagai tukang bikin onar di stadion sejak lama.

Terkait insiden tersebut, Ferry menegaskan aksi pengrusakan tersebut bukan dilakukan oleh anggota resmi The Jakmania. Buktinya, The Jakmania yang terorganisir semua berada di dalam stadion.

"Memang antusiasnya luar biasa karena final, dia ingin masuk karena layar lebar di luar mati sehingga ingin masuk, bukan berarti saya mentolerir tindakan anarkis itu tapi kami lihat juga antusiasmenya. Jadi mungkin ini pembelajaran semua apakah GBK itu pengaturannya sudah aman semua," tutur Ferry.

"Jadi kemarin itu bukan rusuh, kalau rusuh diluar ada hancur-hancuran. Ini cuma mau masuk ada kerusakan dan di mana-mana. Jadi kerusakan yang bertanggung jawab ialah panitia penyelenggara, kalau Persija yang menjadi panitia, ya panitia Persija yang dianggap lalai persiapannya, ada tanggung jawab untuk ganti. Sekarang dari pihak lain jadi mereka yang ganti," sambungnya.

Ferry pun mengaku sudah berkali-kali mengajak suporter Persija untuk bergabung menjadi anggota resmi The Jakmania. Sebab itu akan mempermudah dirinya memberikan edukasi-edukasi penting kepada suporter.

"Silakan bergabung dalam organisasi kami, kalau belum bergabung silakan bergabung. Kalau tidak mau bergabung dengan risiko yang masing-masing tanggung."

"Kami sudah berusaha dengan melakukan kampanye sampai sekarang pun kami melakukan itu, tapi kami tidak mungkin kami buka terlatih untuk itu semua yang kami lakukan hanya untuk menghimpun anggota organisasi kami. Kalau bergabung kami atur seperti apa masuknya, kemudian mendapatkan tiket. Namun selain itu, maka di luar kuasa kami.".

Dengan jadi anggota The Jakmania, Ferry mengaku ada peraturan tegas yaitu jika terbukti melakukan aksi tak terpuji, maka keanggotaanya akan dihapus. Total sejauh ini sudah ada 40 ribu anggota The Jakmania dari 64 korwil.

"Jika itu anggota saya, saya keluarkan dia. Tapi tidak ada satupun korwil yang mengatakan ada anggotanya yang melakukan pelanggaran," tutupnya.



(mrp/mrp)

FOKUS BERITA: GBK Dirusak
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed