sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 18 Mar 2011 23:19 WIB

Strategi Tak Lazim Menangkan Persija

- detikSport
Bandung - Kebiasaan Persija Jakarta bermain dengan 4-4-2 ditinggalkan ketika menghadapi Persib Bandung. Sebagai gantuinya, Rahmad Darmawan menerapkan strategi lain yang berujung pada kemenangan.

Rahmad mengaku bersyukur atas kemenangan timnya yang diraih di kandang Persib. Ia memuji para pemainnya yang mampu mengejawantahkan instruksi darinya di lapangan dengan tepat.

"Alhamdulillah kita bersyukur menang di sini. Hari ini anak-anak benar-benar fokus di pertandingan," ujar RD, panggilan akrab Rahmad, saat jumpa pers di Stadion Si Jalak Harupat, Jumat (18/3/2011).

Menurutnya kunci kesuksesan menghadapi Persib adalah strategi yang diterapkan. Di mana skuad Macan Kemayoran mampu memainkan formasi 3-4-2-1. Padahal, kata dia, formasi itu jarang diterapkan oleh persija.

"Kita biasanya pakai 4-4-2, tapi di pertandingan tadi kita pakai 3-4-2-1. Alhamdulillah berjalan lancar," katanya.

Tujuannya, jelas RD, untuk menahan pergerakan lini tengah persib. "Kita ingin menghambat lini tengah mereka. Karena di pertandingan melawan Pelita Jaya, meraka bermain cukup bagus," tutur RD.

RD mengaku melakukan pengawalan khusus bagi pergerakan Matsunaga Shohei. "Alhamdulilah Toni Sucipto berhasil mengawalnya," terangnya.

Meski Persija berhasil meraih kemenangan, RD mengaku timnya masih ada kekurangan. Namun ia enggan membeberkan titik kelemahan timnya. "Ke depan saya akan melakukan perbaikan," katanya.

Di hadapan puluhan ribu bobotoh yang memadati Stadion Si Jalak Harupat, Tim Macan Kemayoran berhasil menekuk Maung Bandung 3-2. 'Tim Pangeran Biru' pun terpaksa gigit jari, tak bisa memberikan hadiah ulang tahun bagi Persib serta gagal mendapat bonus dari Wali Kota Bandung Dada Rosada serta manajer Persib.




(ern/roz)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com