sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Kamis, 31 Mar 2016 09:51 WIB

ISC Ditantang sebagai Wujud Reformasi Tata Kelola Sepakbola

Amalia Dwi Septi - detikSport
Jakarta - Pemerintah memberi lampu hijau untuk Indonesia Soccer Championship (ISC). Kompetisi baru itu pun ditantang sebagai wujud reformasi tata kelola sepakbola di tanah air.

PT Gelora Trisula Semesta (GTS) telah mengajukan surat izin rekomendasi kepada Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). Namun BOPI belum bisa memutuskan karena meminta kepada operator untuk berkoordinasi dulu dengan tim transisi.

Imam mengatakan pihaknya tak akan mempersulit izin untuk penyelenggaraan ISC. Tapi, dia juga ingin melihat reformasi tata kelola sepakbola yang bakal dijalankan oleh PT GTS, yang selama ini didengungkan.

Reformasi tata kelola sepakbola yang dimaksud Imam adalah operator bisa transparan, dan terbuka tentang pengelolaan dana dan pembagiannya, kontrak pemain hingga legalitas klub.

"Ini adalah momentum untuk melihat apakah ISC ini benar reformasi terhadap tatakelola sepakbola atau tidak. Maka saya akan minta kepada operatornya untuk menunjukkan secara transparan dan terbuka sumber-sumber pendanaan dan pembagiannya, kontrak pemain, legalitas klub dan sebagainya," ujar Imam melalui pesan singkatnya, Kamis (31/3).

"Setelah itu ada maka kami akan mempertimbangkan untuk merekomendasikan supaya kompetisi tersebut segera diputar," kata dia.

PT GTS merupakan anak dari PT Liga Indonesia, operator Indonesia Super League, yang hingga kini pun masih diwacanakan untuk digelar oleh PSSI. Namun PT GTS dibentuk secara independent dan pemegang saham dipegang oleh klub-klub peserta.

(ads/a2s)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed