DetikSepakbola
Rabu 05 Juli 2017, 12:25 WIB

Pelatih PSM Pertanyakan Perubahan Regulasi Liga 1

Mochamad Solehudin - detikSport
Pelatih PSM Pertanyakan Perubahan Regulasi Liga 1 Pemain PSM Makassar di partai Liga 1 (Foto: Liga-Indonesia.id)
Bandung - Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts keheranan dengan perubahan regulasi Liga 1, secara khusus karena itu terjadi di tengah kompetisi yang sedang berjalan.

Regulasi di Liga 1 mengalami perubahan setelah PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator menangguhkan aturan terkait kewajiban memainkan pemain U-23 selama satu babak.

Regulasi ini untuk sementara ditangguhkan pada kurun waktu 3 Juli-30 Agustus, berkaitan dengan agenda tim nasional Indonesia U-23 dalam menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-23 dan ajang SEA GAmes 2017. Selain itu, ada pula menyertai revisi-revisi lain seperti jumlah pergantian pemain dan jumlah pemain yang duduk di bangku cadangan.

"Bagi saya pertanyaan besarnya adalah siapa yang menginginkan pergantian aturan ini," katanya di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, jelang laga Liga 1 lawan Persib Bandung.

Sejak awal, imbuh dia, pihaknya sudah keberatan dengan regulasi yang mengharuskan klub peserta Liga 1 memasang minimal tiga pemain U-23 di skuad utama. Pasalnya bila tujuannya untuk mengembangkan sepak bola Indonesia regulasi hal itu kurang tepat karena di negara-negara lain aturan itu pun kurang lazim. Tapi keputusan menangguhkan regulasi itu pun menimbulkan pertanyaan besar.

"Selama 32 tahun saya melatih tidak menemukan pergantian aturan di tengah kompetisi seperti ini," ujarnya.

Dia bahkan sempat diwawancarai oleh medai Inggris terkait perubahan regulasi ini. Ia pun kesulitan menjelaskan apa yang sedang terjadi sebetulnya.

"BBC dan CNN sempat telepon saya (menanyakan soal pencabutan regulasi pemain U-23). Saya juga susah menjelaskan. Dari awal kita sudah terpaksa lakukan aturan selama 11 laga. Tiba-tiba dihentikan. Lalu dalam dua bulan lagi kita kembali ke aturan tersebut. Apakah ini bagus untuk sepak bola Indonesia," ujarnya.

Ditanya klub mana saja yang diuntungkan dengan pencabutan regulasi ini, dia enggan berkomentar. "Saya tidak mau komen klub mana saja yang diuntungkan. Pertanyaan besarnya siapa yang ganti aturan ini," ucapnya.



(krs/fem)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed