DetikSepakbola
Rabu 08 Agustus 2018, 19:41 WIB

Jelang Asian Games 2018, Wapres JK Tinjau Stadion Si Jalak Harupat

Wisma Putra - detikSport
Jelang Asian Games 2018, Wapres JK Tinjau Stadion Si Jalak Harupat Wapres JK meninjau Stadion Si Jalak Harupat (Foto: Wisma Putra)
Bandung - Wakil Presiden Jusuf Kalla meninjau Stadion Si Jalak Harupat yang akan digunakan sebagai salah satu stadion untuk laga cabang sepakbola Asian Games 2018.

JK tiba ke lokasi stadion sekitar pukul 17.00 WIB, Rabu (8/8/2018). Ia didampingi Wakil Ketua INASGOC Sjafrie Sjamsoeddin, Pjs Gubernur Jabar M Iriawan, Bupati Bandung Dadang M Naser, dan Kepala Dinas Pemuda dan Olehraga Slamet Mulyana.

Dalam tinjuannya tersebut, JK sesekali menunjuk ke arah lampu tribune timur yang memang dinyalakan. Dari tribune, ia juga menyaksikan rumput stadion yang sedang disiram. JK juga turun ke lapangan untuk melihat lebih dekat kondisi rumput stadion.


Jelang Asian Games 2018, Wapres JK Tinjau Stadion Si Jalak HarupatFoto: Wisma Putra

Pada saat berdiri di rumput stadion, JK tampak berbincang dengan M Iriawan dan Sjafrie. Setelah itu JK dan rombongan memasuki ruangan dalam stadion untuk melihat ruang ganti pemain dan wasit.

Usai peninjauan itu Wakil Ketua INASGOC Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan kesiapan Stadion Si Jalak Harupat untuk menggelar laga sepakbola di Grup C (Irak, China, Timor Leste, Suriah) dan Grup E (Korea Selatan, Kirgizstan, Malaysia, Bahrain, Uni Emirat Arab).

"Setelah melihat seluruhnya, menyimpulkan bahwa Jalak Harupat siap operasional pertandingan (digunakan)," ucapnya.

Jelang Asian Games 2018, Wapres JK Tinjau Stadion Si Jalak HarupatFoto: Wisma Putra

"Kami sudah mengecek sampai ke hal-hal yang kecil. Toilet, tribune untuk penonton, infrastruktur lapangan, sudah siap yang terbaik di seluruh negara."

"PR-nya adalah menelihara sampai pertandingan lancar," tuturnya.

Sjafrie juga mengomentari adanya anggapan harga tiket laga sepakbola yang kurang terjangkau, sebagaimana sempat dikeluhkan oleh Bupati Bandung Dadang M. Naser.




"Soal tiket saya kira memang harga tiket harga yang paling murah. Namun, untuk lebih menyemarakkan INASGOC akan berbicara dengan Pak Bupati (Bupati Bandung) agar lebih meriah. Kemeriahan itu bagian dari kesusksesan," katanya.

Saat disinggung lebih jauh apakah itu berarti ada kemungkinan harga tiket laga sepakbola akan turun, Sjafrie menyatakan harga tidak akan berubah walaupun tidak terbuka kemungkinan untuk membuat kelonggaran khususnya untuk pelajar.


"Tidak, jadi kita tidak berbicara harga. Kita berbicara bagaimana kerjasama antara INASGOC dengan Bupati," ucapnya.

"Lihat peluangnya bagaimana, tapi tidak merubah harga. Harga tetap, tetapi yang penting penonton, terutama supporter yang direkomendasi seperti pelajar."

"Karena ini standar keamanan internasional, jadi diimbau tidak dibawa ransel atau tas punggung. Taruh saja di rumah, itu berlaku di seluruh tempat pertandingan karena tidak ada tempat penyimpanan," ujarnya.




(krs/cas)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed