DetikSepakbola
Senin 24 September 2018, 17:40 WIB

Buntut Suporter Tewas, BOPI Desak PSSI Hentikan Liga

Amalia Dwi Septi - detikSport
Buntut Suporter Tewas, BOPI Desak PSSI Hentikan Liga Foto: Wisma Putra
Jakarta - Badan Olahraga Profesional (BOPI) menginstruksikan agar PSSI bertindak tegas atas kejadian meninggalnya suporter. BOPI meminta kompetisi Liga Indonesia dihentikan sementara hingga masalah tuntas.

Sepakbola Indonesia kembali menelan korban jiwa. Seorang suporter dari Persija Jakarta, Haringga Sirila, meninggal dunia setelah dikeroyok oleh oknum bobotoh, suporter Persib Bandung, yang akan menyaksikan laga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (23/9/2018).

Peristiwa tersebut bukan pertama kalinya terjadi. PSSI sejauh ini hanya memberikan sanksi ringan sehingga tak ada efek jera.

Ketua Umum BOPI, Richard Sam Bera, mendesak kepada PSSI untuk mengeluarkan sanksi yang tegas dan nyata atas kejadian tersebut. BOPI meminta agar kompetisi dihentikan mulai besok, Selasa (25/9/2018) sampai PSSI bisa menyelesaikan masalah itu.




"BOPI sangat mengutuk keras. Kejadian ini bukan pertama kali, tapi tak pernah ada sanksi tegas. Untuk itu kami menyampaikan beberapa sikap. Kami meminta agar kompetisi dihentikan selama seminggu sampai permasalahan ini diselesaikan oleh PSSI," ujar Richard kepada pewarta di Kantor Kemenpora, Senin (24/9/2018).

Jika sampai seminggu, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru tak mengambil langkah-langkah konkret, maka BOPI akan mencabut rekomendasi bergulirnya kompetisi tanah air.

Berikut Pernyataan BOPI:

1. Mengutuk keras insiden di GBLA dan berharap ini menjadi yang terakhir dalam dunia olahraga profesional di Tanah Air

2. Meminta PT LIB dan PSSI bersikap sangat serius menangani kasus ini karena sejumlah kasus serupa sebelumnya telah terjadi tapi tidak diikuti dengan langkah pemecahan masalah yang konkret. Jika PSSI dan PT LIB gagal menangani masalah ini dalam waktu 1 pekan, BOPI maka akan kami mempertimbangkan pencabutan rekomendasi penyelenggaraan kompetisi sepak bola nasional di Tanah Air

3. Meminta klub-klub peserta liga lebih aktif menertibkan kelompok suporternya, termasuk melakukan pembinaan secara lebih intens dan menyeluruh

4. Meminta semua elemen suporter sepak bola di Indonesia menghentikan permusuhan dan fokus membangun kompetisi sepak bola profesional yang lebih mandiri, profesional, dan bermartabat.

5. Mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk tidak menyebarkan gambar atau video terkait insiden di GBLA maupun di stadion lain karena hanya akan memperkeruh suasana, meningkatkan tensi ketegangan, dan semakin menimbulkan persepsi negatif tentang kompetisi sepak bola profesional di Tanah Air.

6. Mengajak seluruh elemen olahraga profesional untuk terus meningkatkan kedewasaan dan sikap toleran agar kegiatan olahraga profesional dapat terus berjalan dengan tata kelola yang semakin baik, mandiri, dan profesional.



Simak Juga 'Viking Bicara Tewasnya Suporter Persija oleh Oknum Bobotoh':

[Gambas:Video 20detik]


(ads/fem)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed