sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Kamis, 27 Sep 2018 06:19 WIB

Pentingnya Nutrisi untuk Pembinaan Usia Dini

Lucas Aditya - detikSport
Lionel Messi jadi contoh betapa pentingnya nutrisi dalam sepakbola (Albert Gea/Reuters) Lionel Messi jadi contoh betapa pentingnya nutrisi dalam sepakbola (Albert Gea/Reuters)
Kuala Lumpur - Apa yang kamu makan, menjadikan dirimu sekarang ini. Hal itu yang ditekankan oleh dokter timnas Indonesia U-16, Dicky Mohammad Shofwan.

Hal itu kaitannya dengan nutrisi pemain dalam menunjang perkembangan di usia pertumbuhan. Perkara nutrisi ini menjadi kompleks karena terkait dengan kebiasaan makan sehari-hari.

Dengan asupan nutrisi yang tepat, bisa memaksimalkan masa pertumbuhan, kaitannya dengan postur para pemain yang akan menunjang permainan.






"Sebagai contoh Jepang dan Korea, sekarang pemain mereka mempunyai postur yang bagus karena asupan gizi juga yang bagus," kata Dicky dalam perbincangan di Dorsset Grand Subang, Selangor.

"Sports science itu sebenarnya ada banyak: sports medicine, sports nutrtions, sport biomecanic, sports psychologist, semuanya harus dijalankan secara holistik," sambungnya.

"Di level grassroot, penilaian-penilaian awal itu paling penting untuk melihat potensi di masa depan."

"Contoh paling gampang Lionel Messi. Sports science Barcelona pasti sudah melihat potensi itu sejak kecil, investasi besar lho akhirnya diberi terapi hormon. Sebegitu canggihnya hingga mereka mau berinvestasi besar," dia menambahkan.






Mochammad Supriadi menjadi contoh yang paling nyata di tubuh skuat tim U-16. Pemain asal Surabaya itu kini sudah mempunyai tubuh yang lebih berisi.

"Supri kini sudah bagus. Akhir-akhir ini dia mulai suka buka baju pamer badan," papar Dicky.

Dokter Dicky mempunyai cara tersendiri agar asupan nutrisi para penggawa timnas U-16 bisa tercukupi dengan baik.

"Yang paling sederhana, saya menitip pesan untuk mereka. Sehabis latihan, minum susu sama pisang. Itu tidak boleh ditunda-tunda lagi," lulusan fakultas kedokteran universitas Maranatha itu mengungkapkan.






"Selama Piala Asia ini, saya bilang ke anak-anak. Makan yang banyak, di hotel disediakan menu yang seimbang. Yudha Febrian merupakan salah satu pemain yang selalu konsisten saat mengambil makanan. Banyak dan komposisinya pas."

"Penerapan semua ini membutuhkan kerja sama semua pihak. Satu lagi yang dipahami hasilnya tak bisa instan," tutupnya. (cas/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com