Stadion Manahan Disulap Jadi GBK Versi Mini, Sampai Tahap Apa?

Bayu Ardi Isnanto - Sepakbola
Selasa, 26 Feb 2019 22:37 WIB
Stadion Manahan Solo direnovasi agar seperti kompleks GBK versi mini. (Bayu Ardi Isnanto/detikSport)
Solo - Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah digadang-gadang bakal menjadi kompleks Gelora Bung Karno (GBK) versi mini. Saat ini, progres pembangunan Stadion Manahan mencapai 35 persen.

Renovasi dimulai dengan pengerjaan struktur bangunan stadion. Yakni, melliputi penguatan bangunan lama, penambahan kolom baru, dan pengerjaan lantai VIP.

Project Engineering Manager dari PT Adhi Karya selaku pelaksana proyek, Muntohar, mengatakan perkembangan tersebut lebih cepat 10 persen dari jadwal.


"Seperti pengerjaan rumput lapangan sepak bola sudah kita kerjakan lebih dulu. Ini sudah selesai, tinggal perawatan," kata Muntohar saat kepada wartawan di lokasi proyek stadion, Selasa (26/2/2019).

Pengerjaan besar yang nantinya digarap ialah pemasangan atap yang mengelilingi stadion. Atap yang sebelumnya hanya berada di tribun barat, kini akan dipasang di empat sisi tribune.

Perubahan yang cukup signifikan juga bakal terlihat pada tempat duduk penonton. Kini setiap penonton bakal mendapatkan nomor kursi saat membeli tiket.

"Dengan adanya kursi ini, jumlah penonton menjadi berkurang dari 24 ribu menjadi 20 ribu. Namun tentunya menjadi lebih nyaman," ujarnya.

Ruangan untuk pemain pun bakal disesuaikan dengan peraturan FIFA dan PSSI. Meski menjadi lebih modern, stadion yang berada di kawasan seluas 173.300 meter persegi ini juga memberikan kesan tradisi.

"Pewarnaan pola kursi akan kita buat motif batik kawung. Warnanya kombinasi merah, kuning, biru," katanya.

Adapun proyek besar ini menelan anggaran Rp 301 miliar dari APBN 2018 dan 2019. Proyek tersebut dikerjakan selama 407 hari sejak Agustus 2018.

Sementara itu, di luar proyek tersebut, Pemkot Surakarta juga melakukan pengerjaan kawasan Manahan sebagai pendukung stadion. Antara lain, pengerjaan drainase.

"Intinya, kami akan menata Manahan sebagai kawasan olahraga. Dari total kebutuhan Rp 19 miliar, kami tahun ini baru menyiapkan Rp 4 miliar untuk mengerjakan drainase," ujar dia.

(bai/fem)