sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 01 Mar 2019 13:05 WIB

Bakat Sepakbola Sani Turun dari Sang Ibu

Randy Prasatya - detikSport
Sani Rizki Fauzi mengenal sepakbola dari ibunya. (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom) Sani Rizki Fauzi mengenal sepakbola dari ibunya. (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta - Sani Rizki Fauzi mengenal sepakbola dengan cara yang tak biasa. Dia diperkenalkan sepakbola oleh sang ibu, yang impiannya terhalang restu orang tua.

Sani berhasil menyumbang satu gol saat Indonesia mengalahkan Thailand 2-1 di final Piala AFF U-22. Itu sekaligus gol pertamanya untuk kostum Merah-Putih.

Nama pria asal Sukabumi tersebut langsung meroket. Apalagi, perayaan gol hormatnya itu sangat ngotot sekali.

Keberhasilan Sani mencapai titik ini tak lepas dari peran sang ibu, Ida Kusumawati. Sani dikenalkan sepakbola oleh ibunya, yang dulu pernah lolos seleksi untuk ikut kejuaraan Galanita--turnamen sepakbola wanita terbesar di Indonesia.


Keberhasilan Ida ternyata tak mendapat restu dari orang tua. Alhasil, harapan punya keluarga pesepakbola diturunkan ke Sani, yang merupakan anak kedua dari pasangan Ida dan Edi Riadi.

"Saya sudah dikenalkan dengan sepakbola sejak TK (Taman Kanak-kanak). Ibu juga kenali saya sama sepakbola. Dia pernah ikut seleksi untuk Galanita. Saya diceritakan kalau ibu sempat lolos, tapi orang tua ibu tidak mendukung, atau apalah itu saya kurang paham," kata Sani dalam bincang-bincang dengan detikSport di Meradelima, Jakarta Selatan, Kamis (28/2/2019) malam WIB.

"Mungkin karena orang dulu sama orang sekarang beda kali ya. Orang dulu pemikirannya agak kuno. Alhamdulillah ibu saya bertekad ketika melahirkan saya punya anak pesepakbola," sambungnya.

Sani saat ini bermain di klub Bhayangkara FC. Karier profesionalnya terjadi pada Januari 2018 di bawah asuhan Simon McMenemy.

(ran/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com