sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Senin, 22 Jul 2019 03:01 WIB

Kartu Merah Patrick Mota Merusak Rencana PSIS

Eko Susanto - detikSport
Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra. (Foto: Eko Susanto/detikcom) Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra. (Foto: Eko Susanto/detikcom)
Magelang - PSIS Semarang menelan pil pahit saat menjamu Persib Bandung di pekan ke-10 Liga 1 2019. Kartu merah bagi Patrick Mota dianggap merusak segala-galanya.

PSIS takluk 0-1 dari Persib saat berduel di Stadion Moch Soebroto Magelang, Minggu (21/7/2019). Sejak pengujung babak pertama, Mahesa Jenar bemain dengan 10 orang karena Patrick Mota dikartu merah.

Bermain dengan jumlah pemain yang defisit, PSIS gagal membendung Persib. Ezechiel N'Douasel yang menjadi penyebab kekalahan Mahesa Jenar.

Pelatih PSIS, Jafri Sastra, bilang bahwa hasil ini seakan menelan pil pahit. Defisit pemain disebut menjadi kambing hitam.

"Ini pertandingan home kedua kami harus menelan pil pahit, artinya kami tidak bisa meraih poin penuh. Ini satu kerugian bagi kami," kata Jafri selepas laga.

"Ini game yang ke-10, kami sebetulnya punya tekat untuk bisa meraih poin penuh disini, tetapi kartu merah telah merusak segala-galanya khususnya untuk babak kedua. Dari 10 pemain kami sudah berusaha semaksimal membuat gol, tapi pada akhirnya kami harus menerima kekalahan ini dari Persib Bandung."




"Skema yang kami inginkan adalah menekan lawan dari awal. Ya ketika babak pertama sebelum ada musibah kartu merah, kami betul-betul banyak menciptakan peluang, tapi tidak terjadi gol. Tapi, di babak kedua tentu kami jujur, kami agak sulit melakukan seperti babak pertam karena kurangnya pemain."

"Tapi, saya pikir mereka, anak-anak juga semua pemain berusaha maksimal untuk bisa membuat gol, bahkan babak kedua juga kami banyak punya peluang, mungkin lebih banyak dari dari tim lawan ya, Persib Bandung, tapi semua tidak terjadi gol. Perbedaan dengan di Sleman, di Sleman kami lengkap 90 menit, di sini tidak lengkap khususnya babak kedua," tuturnya.

Pemain depan PSIS Semarang, Silvio Escobar mengaku, telah berjuang sampai akhir pertandingan, namun mengalami kesulitan saat adanya kartu merah. Untuk itu, sekarang harus memikirkan untuk pertandingan berikutnya agar bisa meraih poin penuh.

"Kami berjuang sampai terakhir pertandingan, kami sulit waktu, kami kena kartu merah di babak pertama. Kami harus tinggalkan itu sekarang, kami berpikir untuk pertandingan berikutnya karena pertandingan hari ini mungkin sangat berat untuk kami," kata Silvio.

"Karena kami main di kandang sendiri, semoga bertandingan berikutnya bisa mengambil poin penuh," kata pemain pinjaman dari Persija Jakarta itu.




Simak Video "Persib Resmi Perkenalkan 3 Pemain Asing Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(cas/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed