sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 21 Agu 2019 09:05 WIB

Wanggai: Kita Indonesia, Tidak Boleh Ada Rasisme

Amalia Dwi Septi - detikSport
Patrich Wanggai berharap Indonesia dijauhkan dari aksi rasial. (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom) Patrich Wanggai berharap Indonesia dijauhkan dari aksi rasial. (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta - Striker Kalteng Putra, Patrich Wanggai, berbicara tentang kericuhan yang terjadi di Papua imbas dari aksi rasial. Wanggai meminta untuk menyudahi rasisme yang dapat memecah belah Indonesia.

Kericuha menyelimuti Manokwari sejak, Senin (19/8/2019). Sejumlah jalan protokol diblokir warga. Mereka protes karena adanya aksi rasial dan persekusi terhadap sejumlah mahasiswa asal Papua yang sedang belajar di Jawa Timur, Jumat (16/8/2018).

Kondisi tersebut juga mendapatkan perhatian dari elemen sepakbola Indonesia. Lewat akun media sosial baik klub atau pribadi, mereka menyuarakan pentingnya persatuan Indonesia yang penuh ragam.


Wanggai mengaku prihatin dengan kejadian tersebut. Pria kelahiran Kabupaten Nabire, Papua, itu sangat berharap semua masyarakat saling menghormati.

"Enggak boleh ada itu (rasisme) saya rasa. Jangan ada hal-hal itu biar tidak memecah belah kita. Kita sama-sama warga negara Indonesia. Saya rasa harus saling menghargai, karena kami orang Papua sangat menghargai. Itu saja," ujar Wanggai usai laga melawan Persija Jakarta di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Striker Kalteng Putra lainnya, Ferinando Pahabol, sepakat dengan apa yang disampaikan Wanggai.

"Saya rasa apa yang dikatakan kakak Patrick betul. Saya setuju dengan dia," kata Pahabol.



Simak Video "Moment Patrich Wanggai Diberi Kartu Merah "
[Gambas:Video 20detik]
(ads/ran)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com