sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 24 Mar 2020 22:20 WIB

Kompetisi Disetop: Kisah Pahit Persija Setelah Musim 1997/1998 & 2015

Muhammad Robbani - detikSport
Persija Jakarta bertanding melawan Borneo FC di SUGBK Jakarta. Macan Kemayoran menerkam Borneo FC 3-2. Persija Jakarta yang dihantui penghentian kompetisi saat mengontrak banyak pemain bintang. (Foto: detikcom/Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Persija Jakarta bisa dibilang selalu mengalami nasib apes saat membangun tim dengan skuat berlabel bintang. Sudah tiga kali Macan Kemayoran mengalami hal itu sejak era Liga Indonesia (Ligina).

Pada Ligina 1997/98 alias Ligina IV, Indonesia Super League (ISL) 2015, dan teranyar di Shopee Liga 1 2020. Tiga kompetisi itu mengalami penghentian dan penundaan di saat Persija membangun timnya dengan serius.

Liga Indonesia 1997/1998

Pada musim itu Persija tengah serius membangun reputasinya lagi sebagai klub besar di Indonesia. Mereka ingin bangun dari tidur panjangnya karena sudah lama tak beprestasi.

Gelar juara Perserikatan 1978/79 adalah gelar terakhir yang diraih Persija saat itu. Niatan bangkit Macan Kemayoran didukung penuh oleh Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso yang juga menjadi Pembina Klub.

Berbagai pemain bintang didatangkan seperti Nuralim, Olinga Atangana, Budiman Yunus, hingga M. Ramdan. Keempatnya merupakan gerbong bintang-bintang yang meninggalkan Mastrans Bandung Raya (MBR).

Nuralim alias Jabrik bahkan merupakan pemain terbaik Ligina 1996/97. Sedangkan tiga pemain lainnya juga bagian penting MBR dalam merengkuh gelar Ligina 1995/96 dan runner-up Ligina 1996/97.

Masih ada pula nama seperti Miro Baldo Bento. The Jakmania, suporter Persija yang eksis hingga kini, juga dibentuk pada 1997.

Rencana Persija nampak berjalan sesuai harapan pada musim itu. Mereka menduduki peringkat kedua Grup Barat dengan torehan 27 poin, di bawah Persebaya Surabaya dengan 28 angka.

Sayang situasi politik yang tengah memanas di era Rezim Presiden Soeharto membuat kompetisi dihentikan di tengah jalan. Gagal sudah Persija meraih gelar Ligina pertamanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com