Ini Penjelasan Yanto Basna Usai Dicoret dari Timnas Indonesia

Randy Prasatya - Sepakbola
Kamis, 06 Mei 2021 18:40 WIB
Yanto Basna jadi kapten saat Indonesia kalah 1-3 dari Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia
Yanto Basna sangat menyesal tidak bisa gabung Timnas Indonesia. (Foto: Rifkianto Nugroho/detikSport)
Jakarta -

Yanto Basna menjelaskan alasan kenapa terlambat gabung ke Timnas Indonesia hingga harus dicoret untuk sementara waktu. Begini cerita dari bek asal Papua itu.

Timnas Indonesia menggelar pemusatan latihan di Jakarta sejak 1 Mei 2021. Tim nantinya lanjut terbang ke Uni Emirat Arab (UEA) pada 17 Mei mendatang untuk mengelar laga uji coba dan Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Yanto Basna gagal bergabung dengan skuat besutan Shin Tae-yong. Bek yang bermain di Liga Thailand bersama PT Prachuap itu baru bisa datang pada tanggal 5 Mei karena sebelumnya ada acara adat menyangkut lamaran.

"Saya ada acara adat buat lamaran, butuh waktu untuk pertemuan keluarga beberapa hari. Tanggal 5 (Mei) sebetulnya baru bisa," kata Yanto Basna dalam sambungan telepon dengan detikSport.

Yanto Basna mengaku sempat menjalin komunikasi dengan asisten pelatih Timnas Indonesia Nova Arianto. Namun, komunikasi tak berjalan baik karena jaringan telepon di Papua dalam kondisi buruk sejak akhir April dan malah sempat putus total.

"Jaringan di sini (Papua) tiba-tiba mati juga pas komunikasi dengan Coach Nova. Sekarang ini juga jaringan masih belum bagus. Tentu saya bisa (kalau dikasih tanggal 5)," mantan bek Persib Bandung itu mengungkapkan.

"Saya sampai sekarang belum terima kabar kalau tidak lagi dipakai. Sempat disuruh kontak tim pelatih, tapi tidak ada balasan, nah feeling saya saja mungkin sudah ada pengganti. Di sini juga jaringan putus, mau dapat info dari mana?"

Dari lubuk hati yang paling dalam, Yanto Basna sebetulnya sangat ingin bergabung dengan Timnas Indonesia. Dia malah sudah dari jauh-jauh hari membayangkan untuk balas dendam melawan Thailand di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

"Saya itu sebetulnya mau banget gabung timnas. Apalagi dari jauh-jauh hari sudah membayangkan lawan Thailand buat balas dendam, main di tempat netral pula," ucap Yanto.

"Semua pada akhirnya tergantung keputusan pelatih. Jika kembali dipanggil gabung saya siap, kalau tidak berarti belum berjodoh untuk saat ini."

Yanto Basna juga menjawab terkait banyaknya yang pembahasan prediksi siapa duet lini belakang Timnas Indonesia, yang sejauh ini di media sosial berkutat di Yanto Basna-Elkan Baggott atau Yanto Basna-Ryuji Utomo.

"Untuk mereka yang dipanggil, harus bisa buktikan yang terbaik. Andai mereka gagal membuktikan diri dan saya dapat kesempatan lagi, ya sudah selamat tinggal saja, karena saya jaga posisi," kelakar Yanto sambil tertawa.

Nasib Yanto Basna tak sebagus dengan Yakob Sayuri. Pemain yang memperkuat PSM Makassar di Piala Menpora itu dijadwalkan baru gabung ke Timnas Indonesia paling lambat pada 7 Mei. Keterlambatan disebabkan alasan tiket pesawat.

(ran/krs)