Kata Indra Sjafri, Arthur Irawan Masuk TC Timnas Indonesia karena...

Muhammad Robbani - Sepakbola
Minggu, 09 Mei 2021 13:00 WIB
Arthur Irawan memuji Shin Tae-yong.
Pemain PSS Sleman Arthur Irawan dipanggil ke TC Timnas Indonesia. (Foto: dok. PSS Sleman)
Jakarta -

Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri meminta publik tak menyudutkan Arthur Irawan yang dipanggil ke pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia. Sang pemain dipanggil bukannya tanpa alasan.

Beredar berbagai spekulasi soal pemanggilan Arthur. Maklum ia terhitung relatif jarang bermain dan bersinar di level klub, sehingga pemanggilannya memunculkan pergunjingan.

Arthur pertama kali bermain di Indonesia pada 2017 dengan memperkuat Persija Jakarta. Bersama Macan Kemayoran Arthur cuma tampil 1 menit dalam 1 pertandingan.

Menit bermainnya masih minim meski pindah ke Borneo FC, Persebaya Surabaya, hingga Perseru Badak Lampung. Menit bermainnya baru meningkat drastis saat pindah ke PSS Sleman mulai musim 2020.

Bersama PSS, Arthur bermain tiga kali di Liga 1 2020 dan mencatat 206 menit penampilan. Totalnya, sejak 2017, Arthur baru mencatat 10 penampilan bersama lima klub yang pernah diperkuatnya.

Pemanggilan Arthur ke Timnas juga sempat menjadi topik hangat di Twitter. Kata kunci 'Arthur Irawan' juga sempat trending di Twitter. Tapi bukan apresiasi yang didapat Arthur, melainkan nyinyiran dan sejenisnya.

Tapi Indra Sjafri meminta jangan ada sindiran dan semacamnya dari publik terhadap Arthur. Pemain kelahiran 1993 dipanggil karena memang dibutuhkan.

"Sekali lagi kami meminta publik jangan mendeskripsikan kualitas satu atau dua pemain. Hal ini karena semua pemain punya kesempatan yang sama untuk dilihat kemampuannya. Lagi pula ini masih proses seleksi. Keputusan ada pada Shin Tae-yong," kata Indra Sjafri dalam rilis federasi.

"Kami membutuhkan pemain di posisi full back (bek sayap). Kami diberikan sejumlah nama pemain, akhirnya dipilihlah Arthur Irawan. Apalagi yang bersangkutan dalam kondisi fit dan bugar," ujarnya menjelaskan.

Selain karena kemampuan, Arthur juga dipanggil untuk menggantikan pemain lain. Selain itu, PSSI juga mengaku kesulitan untuk mencari pemain lain karena aturan Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Sehingga mau tak mau tim pelatih akhirnya memilih Arthur. Pemain yang biasa memainkan peran bek sayap juga dibutuhkan kehadirannya dalam TC Timnas Indonesia.

"Memang Arthur Irawan ingin dilihat langsung dan ia merupakan pilihan dari tim pelatih. Ia juga kami butuhkan pemain saat internal game kemarin dan tanggal 11 Mei mendatang," tutur Indra Sjafri.

"Maka dari itu tim pelatih meminta PSSI melakukan pemanggilan kepada Arthur Irawan karena untuk melengkapi pemain yang sudah ada," tutur eks Pelatih Timnas Indonesia U-19 itu.

(krs/yna)