Bekasi Tuan Rumah Piala Soeratin U-17, Umuh Muchtar Ingatkan Ini

Yudha Maulana - Sepakbola
Senin, 08 Nov 2021 17:35 WIB
Piala Soeratin U-17
Piala Soeratin U-17 (Yudha Maulana/detikSport)
Jakarta -

Kabupaten Bekasi akan jadi tuan rumah bagi perhelatan Piala Soeratin U-17. Kick-off turnamen yang diberi tajuk Piala H Umuh Muchtar 2021 itu akan berlangsung pada 11 November.

Ketua Askab PSSI Bekasi Amung Sutisna mengatakan, turnamen ini akan diikuti oleh 57 klub peserta yang berasal dari 27 kabupaten/kota di Jabar. Pihaknya pun akan menyiapkan tujuh venue, termasuk Stadion Wibawa Mukti.

"Ini kebanggaan bagi saya. Baru tahun ini jadi tuan rumah Soeratin U-17, kami siapkan venue di Stadion Wibawa Mukti yang kemarin dipakai Liga 1. Sekarang kita juga sedang persiapkan tim kesehatan dari rumah sakit terdekat dan ambulas pun kita siapkan semua," ujar Amung di Kantor Asprov PSSI Jabar, Senin (8/11/2021).

Dalam kesempatan yang sama, Umuh Muchtar berharap dari turnamen ini bisa dijaring bibit-bibit pemain yang berpotensial. Ia pun mewanti-wanti agar wasit tampil profesional dalam memimpin jalannya laga.

"Jadi nanti kita tidak menutup mungkin kan bisa jadi pemain Persib, mudah-mudahan terwujud cita-cita kita semua dengan dukungan semua tadi. saya nitip ke ketua terutama wasit diutamakan, kunci persepakbolaan itu kuncinya ada di wasit," ujar Umuh.

Ia berharap, dalam pelaksanaan ajang bagi pemain muda ini jangan sampai ada isu pengaturan skor atau keributan.

"Pak Haji Amung sudah jelas kalo ada yang main-main keliatan, doakan saja lancar muluk ada hasilnya, apa hasilnya ya itu bibit-bibit itu tidak menutup kemungkinan bisa membentuk satu klub penampungan pemain ini kan bisa juga tidak menutup asal mereka juga ada keinginan tapi terbatas," ujarnya.

Ketua Asprov PSSI Jabar Tommy Apriantono mengatakan, integritas wasit menjadi hal yang utama dalam setiap pertandingan. "Tolong integras wasit dijaga, ini membawwa nama besar pak Haji Umuh dan jangan sekali ada perkelahian, ini sedang ramai main di EPA juga ngejar-ngejar wasit, jadi jangan sampai terjadi di Jawa Barat," tutur Tommy.

(yum/aff)