Selepas tampil di Piala Dunia U-17, Timnas Indonesia berbagi pengalaman dengan tim-tim lokal. Garuda Muda baru saja melakoni laga friendly kontra tim pesantren Darul Amanah Football Academy (DAFA).
Indonesia yang kala itu diasuh Nova Arianto memang gagal lolos dari fase grup Piala Dunia U-17 setelah finis dengan tiga poin di urutan ketiga. Setelah itu tim dibubarkan sambil menunggu jadwal pertandingan selanjutnya, sementara Nova naik pangkat jadi pelatih U-20.
Dua minggu setelah tiba di Tanah Air, para pemain Timnas U-17 memanaskan kaki lagi dengan melakukan uji coba dengan para santri Pondok Pesantren Darul Amanah yang tergabung dalam Darul Amanah Football Academy (DAFA) U-17.
Laga ujicoba itu digelar Pakembinangun Soccer Field, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (29/11/2025) pukul 15.00 WIB. DAFA dilatih dan didampingi langsung oleh Direktur Sekolah Sepakbola (SSB) Darul Amanah Ustadz Irfan. Nova Arianto juga hadir di laga tersebut.
Pimpinan Pondok Pesantren Darul Amanah, Kiai Muhammad Fatwa, menyampaikan bahwa laga tanding ini menjadi catatan sejarah pendidikan Islam di Indonesia karena para santri berlaga menghadapi pemain level timnas.
"Melalui pertandingan ini kami ingin mendidik para santri untuk bermental juara dan memiliki jiwa pemberani dalam laga sepak bola," kata Kiai Fatwa dalam keterangan pers, Sabtu (29/11/2025).
Kiai Fatwa menuturkan bahwa pertandingan ini tidak bukan soal menang atau kalah, namun juga menjadi syiar kepada masyarakat bahwa santri tidak hanya jago mengaji, tapi juga berolahraga.
"Sepak bola ini mengandung syiar dan dakwah yang mengenalkan kepada masyarakat bahwa menjadi mu'min yang baik harus memiliki badan yang sehat," sambungnya.
Apabila menilik pada jejak rekam pengalaman sepak bola, Darul Amanah telah menorehkan berbagai prestasi di tingkat lokal, nasional hingga internasional.
Di antaranya adalah kejuaraan sepakbola mancanegara usia dini, Turnamen Bali 7s yang membuat para pemain DAFA dilirik oleh PSSI untuk mendapatkan pembinaan lanjutan.
Salah satu pemainnya Ilham Mafariza sempat mengikuti seleksi Timnas U-16/U-17 pertengahan tahun. Ilham bahkan bermain untuk Persijap Jepara di EPA Super League U-18.
Ini jadi bukti bahwa Darul Amanah akan terus serius membina santri untuk menjadi pesepakbola di kancah nasional hingga internasional.
"Kami ingin pemain sepak bola kita di masa depan adalah para alim, hafidz qur'an, ahli fiqih dan juga menjadi pemimpin di masyarakat," demikian dia.
Simak Video "Video Momen-momen Timnas Indonesia U-17 Dibantai Brasil 0-4"
(mrp/ran)