Timnas U-17 di Grup Neraka, Tahamata: Tak Siap Mental, Pulang Saja!

Timnas U-17 di Grup Neraka, Tahamata: Tak Siap Mental, Pulang Saja!

Putra Rusdi K - Sepakbola
Sabtu, 14 Feb 2026 19:40 WIB
Timnas Indonesia U-17 harus menelan kekalahan telak saat menghadapi China U-17 dalam laga uji coba di Indomilk Arena, Tangerang, Minggu (8/2/2026). Garuda Muda dibantai dengan skor 0-7, menandai malam yang berat bagi skuad asuhan pelatih Indonesia.
Foto: Gilang Faturahman/detikFoto
Jakarta -

Kepala Pemandu Bakat PSSI,Simon Tahamata, ingin Timnas Indonesia U-17 tak gentar meski berada di grup neraka pada Piala Asia U-17. Ia menegaskan Timnas U-17 harus siap secara mental.

Timnas Indonesia U-17 tergabung di grup neraka pada Piala Asia U-17 2026. Garuda Muda berada di Grup B bersama dengan Jepang, China, dan Qatar. Ketiga lawan Indonesia ini pernah juara Piala Asia U-17.

Piala Asia U-17 bakal digelar di Arab Saudi. Ajang ini berlangsung pada 5-22 Mei mendatang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Edisi 2026 merupakan keikutsertaan ke-8 untuk Indonesia di Piala Asia U-17. Pada Piala Asia U-17, Indonesia mampu melaju ke babak perempatfinal. Torehan tersebut turut membuat Tim Merah Putih mendapatkan tiket ke Piala Dunia U-17 2025.

ADVERTISEMENT

Kepala Pemandu Bakat PSSI, Simon Tahamata, mengakui bahwa lawan Indonesia di fase grup Piala Asia U-17 2026 terbilang berat. Namun, ia menilai Timnas U-17 masih punya cukup waktu untuk mempersiapkan diri dengan baik menghadapi lawan-lawan kuat di Grup B. Ia yakin Timnas U-17 punya peluang untuk meraih kemenangan di Grup B.

"Jepang, Cina, Qatar, kuat. Kita masih punya waktu untuk berlatih keras, bermain keras, mentalitas musti lebih baik. Kita tahu tiga negara itu (kuat) berbahaya, tapi bola itu bundar. Kita tidak bisa bilang kalau kita kalah dari mereka, kita harus setuju kita bisa menang lawan mereka," ujar Simon Tahamata kepada wartawan di GBK Arena, Jumat (14/2/2026).

Tahamata menegaskan jangan pernah gentar menghadapi lawan-lawan di Grup B. Ia mengatakan lebih baik pulang tak usah bertanding jika tak siap mental di Piala Asia U-17 2026.

Ia berharap dukungan penuh rakyat Indonesia untuk percaya penuh kepada kemampuan para pemain Timnas U-17. Tahamata juga ingin tak banyak tekanan untuk para pemain Timnas U-17 yang usianya masih sangat belia.

"Kalau tidak ada (mental), saya bilang pulang saja, tidak usah bertanding. Kalau orang-orang semua bilang susah, lalu apa? Itu tidak gampang. Kalau anak-anak bermain bola itu tidak gampang, kita harus percaya pada anak-anak itu bermain bola. Percaya mereka. Jangan terlalu kritis, anak-anak ini baru 16 tahun," tambah Tahamata.




(pur/pur)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads