Patrick Kluivert: Selalu Ada Tempat untuk Indonesia di Hatiku

Patrick Kluivert: Selalu Ada Tempat untuk Indonesia di Hatiku

Lucas Aditya - Sepakbola
Sabtu, 21 Feb 2026 15:30 WIB
Soccer Football - FIFA World Cup - AFC Qualifiers - Group B - Iraq v Indonesia - King Abdullah Sport City, Jeddah, Saudi Arabia - October 11, 2025 Indonesia coach Patrick Kluivert REUTERS/Stringer
Patrick Kluivert selalu menyimpan Indonesia di hatinya. (Foto: REUTERS/Stringer)
Jakarta -

Patrick Kluivert memang sudah tidak lagi menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia. Namun, pria berusia 49 tahun itu menegaskan bahwa Indonesia akan selalu memiliki tempat spesial di hatinya.

Indonesia dan Kluivert berpisah jalan pada Oktober tahun lalu. Kegagalan Skuad Garuda melaju ke Piala Dunia 2026 menjadi penyebab utamanya.

Hanya sekitar delapan bulan Kluivert bertugas menukangi Timnas Indonesia. Dalam periode singkat tersebut, Meneer Belanda ini memimpin sebanyak delapan pertandingan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di bawah arahannya, Indonesia mencatatkan tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan empat kekalahan. Sayangnya, dua kekalahan beruntun saat melawan Arab Saudi dan Irak mengubur mimpi Indonesia untuk tampil di Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

Tak hanya Kluivert, seluruh staf pelatih dalam "gerbongnya" juga harus meninggalkan Tanah Air. Sempat menjadi sorotan, Kluivert tidak sempat mendatangi suporter di Arab Saudi untuk mengucapkan terima kasih secara langsung setelah laga terakhir tersebut.

Saat kembali ditanya mengenai pengalamannya menangani Indonesia, legenda Timnas Belanda itu mengaku tidak akan pernah melupakan momen bersama skuad Merah-Putih.

"Luar biasa. Aku tak pernah bekerja dengan kegilaan seperti itu, dalam arti yang baik," kata Kluivert seperti dikabarkan oleh Voetbal Primeur.

"Pertama, jumlah penduduknya mencapai 300 juta orang yang gila sepak bola. Itu adalah pekerjaan yang luar biasa."

"Seperti yang baru saja Anda katakan, hasilnya memang bukan yang kami harapkan. Aku berharap bisa bertahan lebih lama, namun sayangnya itu tidak memungkinkan. Tapi, aku akan selalu peduli pada Indonesia dan selalu menyimpan pengalaman ini di dalam hati," kata Kluivert menyudahi wawancara.




(cas/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads