John Herdman Minta Tambahan 2 Pemain Naturalisasi, PSSI Merespons

John Herdman Minta Tambahan 2 Pemain Naturalisasi, PSSI Merespons

Randy Prasatya - Sepakbola
Sabtu, 07 Mar 2026 01:00 WIB
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman berfoto bersama Ketua PSSI Erick Thohir usai diperkenalkan secara resmi di Jakarta, Selasa (13/1/2025).

PSSI menunjuk Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia.
John Herdman. (Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto)
Jakarta -

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, dikabarkan meminta dua pemain naturalisasi lagi yang berasal dari Eropa. Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, memberi respons.

Rumor terkait permintaan Herdman itu mulai mencuat dalam beberapa hari terakhir. Arya tidak membantah terkait kabar tersebut.

Arya mengingatkan bahwa mekanisme naturalisasi melibatkan DPR. PSSI saat ini dalam posisi menunggu kepastian jadwal sebelum melangkah jauh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita tunggu saja. Sekarang waktunya juga mepet. Kemudian juga saya belum lihat jadwal DPR buka sidangnya kapan," kata Arya saat menghadiri acara buka bersama dan bermain sepakbola dengan PSSI Pers di Lapangan C Senayan, Jakarta, Jumat (6/3).

"Selalu DPR itu ada pembukaan dan penutupan sidang. Nanti kita akan sesuaikan dengan situasinya nanti," sambungnya.

ADVERTISEMENT
Momen Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, hadiri buka puasa bersama dan bermain bola dengan PSSI Pers.Momen buka puasa PSSI Pers. (Foto: Yogie Gandanaya/PSSI Pers)

Herdman diketahui sempat melakukan perjalanan ke Eropa untuk memantau sejumlah pemain yang memiliki garis keturunan Indonesia. Arya mengakui bahwa pemain yang diincar pelatih kemungkinan berasal dari hasil pemantauan tersebut.

Dua pemain yang diinginkan Herdman dipastikan belum bisa membela Timnas Indonesia di FIFA Series pada 27-30 Maret 2026. Dalam ajang itu Indonesia berhadapan dengan Timnas Bulgaria, Timnas Kepulauan Solomon, dan Timnas Saint Kitts dan Nevis.

"Pokoknya nanti cari yang bagus saja. Posisnya belum, nanti saja. Nanti juga ketahuan," Arya menegaskan.




(ran/pur)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads