Ricuh Dewa United Vs Bhayangkara FC: Ada Tendangan Kungfu ke Leher Lawan!

Ricuh Dewa United Vs Bhayangkara FC: Ada Tendangan Kungfu ke Leher Lawan!

Lucas Aditya - Sepakbola
Senin, 20 Apr 2026 13:00 WIB
GENOA, ITALY - OCTOBER 22: Players of Sampdoria are seen in silhouettes during the warming up session before the Serie A match between UC Sampdoria and Spezia Calcio at Stadio Luigi Ferraris on October 22, 2021 in Genoa, Italy. (Photo by Getty Images
Ricuh di Elite Pro Academy U-20, Bhayangkara FC melawan Dewa United. Ada pemain Timnas Indonesia terseret. (Foto: Getty Images/Getty Images)
Jakarta -

Sepakbola Indonesia usia dini digegerkan dengan kericuhan di kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-20. Ada nama eks pemain Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17 yang terseret.

Kejadian itu viral di media sosial. Duel di Stadion Citarum, Semarang, Jawa Tengah, pada Minggu (19/4/2026), mempertemukan Dewa United dan Bhayangkara FC.

Dalam laga itu, Bhayangkara FC kalah 1-2 dari Dewa United. Gol Dewa United dicetak oleh Abu Thalib dan Kelvin Ananda Hairulis, yang hanya bisa dibalas sekali oleh Bhayangkara FC melalui gol Aqilah Lussnah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

[Gambas:Instagram]

Selepas laga, terjadi kericuhan di lapangan. Akun Instagram Seasia Goal membagikan video yang memperlihatkan pemain Bhayangkara FC melakukan tendangan kungfu ke arah leher pemain Dewa United.

ADVERTISEMENT

Dari akun lain, tampak pula pemain Bhayangkara FC yang diduga Fadly Alberto, sedang melakukan tendangan ke arah pemain Dewa United.

Asisten pelatih Dewa United, Firman Utina, turut membagikan momen saat pelatih kiper Bhayangkara FC, Ferdiansyah, melakukan pemukulan.

Ferdiansyah, pelatih kiper Bhayangkara FC U-20, terekam melakukan pemukulan di kompetisi EPA U-20 2026.Ferdiansyah, pelatih kiper Bhayangkara FC U-20, terekam melakukan pemukulan di kompetisi EPA U-20 2026. Foto: dok.Instagram

"Kamu tuh pelatih, bukan preman. Makanya kursus jangan tidur, supaya belajar sama-sama. Ini bukan jaman lo main, nanti kita bakal ketemu ya, Coach," kata Firman Utina dalam Instagram pribadinya, @firmanutina1515.

Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, sudah memberikan respons mengenai kejadian ini. Dia memberi pernyataan via Instagram pribadinya.

"Melihat yang terjadi di pertandingan EPA U-20 pastinya menjadi kejadian yang sangat disayangkan dan pastinya apapun situasi dan alasannya kejadian itu bukan menjadi contoh yang baik untuk dicontoh pemain lainnya," kata Nova di akun @novarianto30.

"Saat ini kami sedang mencoba mencari tahu apa yang menyebabkan kejadian itu bisa terjadi dan seandainya benar ada pemain Timnas usia muda yang terlibat pastinya ada konsekuensi yang akan diberikan karena sudah seharusnya pemain Timnas usia muda memberikan contoh yang baik kepada pemain lainnya."

"Selalu respect dengan apapun yang berada di lapangan dan semoga menjadi pembelajaran bersama agar kejadian tersebut tidak terjadi kembali. Maju terus sepakbola Indonesia," kata dia menambahkan.

Hingga saat ini, masih belum ada keterangan resmi dari ILeague, PSSI, Bhayangkara FC, maupun Dewa United. Agar kejadian serupa tak terjadi lagi, perlu ada tindakan tegas dari pihak-pihak terkait.

Lihat juga Video 'Heboh Wasit di Peru Tendang Wajah Pelatih Sambil Beri Kartu Merah':

(cas/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads