Persipura Jayapura mendapat kabar baik setelah Komite Banding (Komding) PSSI mengabulkan sebagian permohonan banding yang diajukan klub. Sanksi larangan menggelar pertandingan kandang dengan penonton yang sebelumnya berlaku sepanjang musim akhirnya diperingan.
Sebelumnya, Persipura Jayapura dijatuhi hukuman berat oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI menyusul kericuhan yang terjadi setelah kegagalan tim promosi ke Super League.
Salah satu hukuman yang dijatuhkan adalah larangan menggelar laga kandang dengan kehadiran penonton sepanjang musim Championship 2026/2027. Tapi setelah mengajukan banding, Persipura mendapatkan keringanan hukuman.
Suporter Bisa Kembali Hadir pada Putaran Kedua
Dalam keputusan terbaru Komite Banding, Persipura tetap dijatuhi sanksi tanpa penonton. Namun hukuman itu tidak lagi berlaku sepanjang musim.
Suporter Persipura diperbolehkan kembali hadir pada putaran kedua kompetisi Championship musim depan. Meski demikian, tidak seluruh area stadion dapat digunakan. Tribun utara dan tribun selatan tetap harus ditutup sebagai bagian dari sanksi yang dijatuhkan.
Denda Justru Naik Jadi Rp 200 Juta
Di sisi lain, nominal denda yang harus dibayar Persipura justru mengalami peningkatan signifikan. Jika sebelumnya klub hanya dikenai denda Rp 30 juta, kini jumlah tersebut naik menjadi Rp 200 juta.
Komite Banding menilai kericuhan yang terjadi tetap merupakan pelanggaran serius yang harus mendapat konsekuensi tegas.
"Kerusuhan yang terjadi telah mencoreng wajah persepakbolaan nasional. Dan menunjukkan kurang optimalnya pembinaan terhadap suporter oleh Klub Persipura Jayapura," demikian isi keputusan Komding dalam surat PSSI No. 003/KEP/KB/PEGADAIAN-CHAMPIONSHIP/V/2026 yang ditetapkan pada 29 Mei 2026.
Persipura Hormati Keputusan
Meski tidak seluruh tuntutan banding dikabulkan, manajemen Persipura menyambut positif keputusan tersebut. Manajer Persipura Owen Rahadiyan mengapresiasi respons yang diberikan Komite Banding terhadap permohonan klub.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Komite Disiplin PSSI atas pertimbangan yang telah diberikan serta tanggapan terhadap surat banding yang diajukan Persipura," kata Owen Rahadiyan kepada wartawan.
"Walaupun hasil yang kami harapkan belum sepenuhnya dapat kami peroleh, kami menghormati keputusan yang telah diambil," ujarnya.
Angin Segar untuk Persipura
Keputusan ini menjadi angin segar bagi Persipura yang tengah bersiap menatap Championship musim depan.
Kehadiran suporter pada putaran kedua diyakini akan menjadi tambahan energi bagi Mutiara Hitam dalam upaya bangkit dan kembali bersaing memperebutkan tiket promosi ke kasta tertinggi sepakbola Indonesia.
Meski masih harus menjalani sebagian hukuman, hasil banding tersebut jauh lebih ringan dibanding sanksi awal yang mengharuskan Persipura bermain tanpa penonton selama satu musim penuh.
(mro/krs)










































