Rayhan Hannan: Pemain Diaspora Timnas Indonesia Tak Jual Mahal

Rayhan Hannan: Pemain Diaspora Timnas Indonesia Tak Jual Mahal

Muhammad Robbani - Sepakbola
Rabu, 03 Jun 2026 16:15 WIB
Pesepak bola Timnas Indonesia U-23 Muhammad Rayhan Hannan (kanan) berselebrasi usai membobol gawang Timnas Makau U-23 dalam kualifikasi Grup J Piala Asia U-23 2026 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (6/9/2025). ANTARA FOTO/Sigid Kurn
Foto: ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN
Jakarta -

Rayhan Hannan menikmati pengalaman barunya di Timnas Indonesia. Gelandang Persija Jakarta itu mengaku terkesan dengan sambutan para pemain diaspora yang dinilainya sangat terbuka kepada pemain-pemain lokal.

Rayhan menjadi salah satu nama yang masuk dalam skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni 2026. Pemain berusia 22 tahun itu dipanggil pelatih John Herdman untuk menghadapi Oman dan Mozambik.

Bagi Rayhan, kesempatan kali ini terasa spesial karena untuk pertama kalinya ia berada dalam skuad yang dihuni banyak pemain diaspora yang selama ini menjadi tulang punggung Timnas Indonesia.

Banyak Belajar dari Pemain Diaspora

Rayhan mengaku senang bisa berlatih dan berbagi pengalaman dengan para pemain yang berkarier di luar negeri. Menurutnya, keberadaan pemain diaspora menjadi kesempatan bagus untuk menambah wawasan dan meningkatkan kualitas permainan.

"Rasanya senang. Apalagi ini pertama kali saya bermain bersama banyak pemain diaspora. Saya jadi bisa belajar lebih banyak dari mereka," kata Rayhan kepada wartawan.

Pemain kelahiran Jakarta itu juga bersyukur kembali mendapat kepercayaan dari Herdman.

"Saya sangat bersyukur bisa kembali mendapat panggilan dari coach (John Herdman). Beliau pelatih yang sangat bersemangat (passionate) dan selalu menginginkan kesempurnaan dalam tim," ujarnya menambahkan.

Terkesan dengan Sambutan di Timnas

Rayhan mengungkapkan salah satu hal yang membuatnya nyaman di Timnas Indonesia adalah sikap para pemain senior maupun diaspora. Ia menilai para pemain yang lebih berpengalaman tidak menjaga jarak dan justru aktif membantu proses adaptasinya.

"Saya senang sekali. Mereka sangat welcome kepada saya, banyak memberikan ilmu, dan tidak jual mahal. Mereka juga membantu saya untuk terus berkembang, jadi saya sangat senang berada di sini," tutur Rayhan.

Pernyataan itu menunjukkan suasana positif yang saat ini terbangun di dalam skuad Garuda.

Bukan Debut Pertama di Timnas Senior

Sebenarnya ini bukan kali pertama Rayhan mendapat panggilan Timnas Indonesia senior. Ia juga sempat menjadi bagian skuad Garuda pada Piala AFF 2024.

Namun, situasi kali ini berbeda karena Rayhan bergabung dengan banyak pemain inti Timnas Indonesia yang bermain di Eropa maupun kompetisi luar negeri lainnya.

Karena itu, pengalaman yang didapatnya pun terasa lebih berharga. Meski mendapat kesempatan berada di tengah para pemain terbaik Timnas Indonesia, Rayhan tidak ingin terbebani.

Ia hanya ingin menunjukkan kemampuan terbaiknya dan membantu tim semaksimal mungkin.

"Sama seperti di Persija, saya hanya ingin bermain sebaik mungkin. Saya ingin menunjukkan apa yang saya miliki, bukan membuktikan kepada orang lain bahwa saya seperti ini atau seperti itu," ucap putra mantan pesepakbola Harry Salisbury tersebut.

Dengan performa yang terus menanjak bersama Persija, Rayhan kini berpeluang mendapat menit bermain pada FIFA Matchday Juni 2026 sekaligus memperkuat posisinya di skuad Timnas Indonesia.



(mro/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads