Garuda Dihajar Vietnam 0-3, Mimpi Semifinal Kini di Ujung Tanduk

Timnas Indonesia Masih Berani Main High Pressing, John?

Randy Prasatya - detikSport
Jakarta -

Timnas Indonesia sangat buruk dalam transisi bertahan dengan permainan high pressing. Pelatih John Herdman apakah akan mengubah cara bermain Garuda?

John Herdman selalu memakai pakem formasi 3-4-3 dengan garis pertahanan yang sangat tinggi selama membesut Indonesia di Piala AFF 2026.

Pada laga pertama di Grup A melawan Kamboja, cara tersebut bekerja dengan baik. Di belakang ada Sandy Walsh yang sudah terbiasa bermain naik membantu serangan dan mundur ke pertahanan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat Sandy naik membantu serangan melalui sisi lapangan, Marc Klok/Ivar Jenner juga terlihat cair saling mengisi kekosongan di belakang ketika terjadi serangan balik. Thom Haye juga dengan leluasa mengalirkan direct ball dan Indonesia pada akhirnya menang 5-1.

Garuda ternyata tidak punya kedalaman skuad yang mumpuni untuk memainkan high pressing. Ketiadaan Sandy membuat permainan garis pertahanan yang tinggi Indonesia sangat mencemaskan ketika melawan Timor Leste.

ADVERTISEMENT

John Herdman mengubah enam pemain di starting lini-up di laga. Indonesia sangat kepayahan meladeni Timor Leste yang tampil dengan 10 orang sejak menit ke-21.

Jordi Amat, Wahyu Prasetyo, dan Braif Fatari kerap bocor dalam mengantisipasi serangan balik Timor Lesete. Eliano Reijnders dan Tim Geypens juga tidak bekerja secara baik di sisi lapangan dalam transisi bertahan.

Indonesia bisa bermain jauh lebih baik setelah Shayne Pattynama dan Sandy Walsh masuk di babak kedua. Dony Tri Pamungkas juga hadir di sisi kiri untuk membuat assist ke gol Shayne. Indonesia pada akhirnya menang 3-0.

Selepas laga tersebut, John Herdman menegaskan bakal mempertahankan identitas permainan untuk melawan Vietnam. Pada kenyataanya, Timor Leste kerap mengancam Indonesia lewat serangan balik.

"Yang bisa kami kendalikan adalah kembali ke identitas kami, memaksakan gaya bermain kami, dan memanfaatkan setiap peluang melawan Vietnam," kata John Herdman jelang melawan Vietnam.

Vietnam Belajar, Indonesia Tidak

John Herdman menurunkan starting XI yang sebagian besar mirip saat melawan Kamboja. Pembedanya hanya ada di Ragnar Oratmangoen menggantikan Beckham Putra dan Jordi Amat mengisi posisi Sandy Walsh.

Vietnam justru melakukan empat perubahan setelah kecewa imbang 0-0 melawan Singapura. Bui Hoang Viet Anh menggantikan Van Hau Doan di barisan belakang, di lini serang Nguyen Hai Long dan Nguyen Tai Loc menggantikan Nguyen Xuan Son dan Do Hoang Hen. Di lini tengah, gelandang Le Pham Thanh Long menggantikan kapten Nguyen Quang Hai.

Komposisi Vietnam berjalan baik. Dua gol didapatkan dalam waktu 14 menit. Semua terjadi lewat permainan serangan balik dan Indonesia keteteran dengan permainan high pressing sendiri.

"Saya tidak menyangka Vietnam akan berubah secepat ini setelah hasil imbang yang sengit melawan Singapura. Masih terlalu dini untuk menganalisis, tetapi kami kebobolan dua gol dengan mudah hanya dalam 15 menit dan tidak bisa bermain sesuai rencana awal," kata John Herdman.

Indonesia vs VietnamMomen Rizky Ridho dan Jordi Amat terlanjur kehilangan posisinya dan berupaya merebut bola kembali dari penguasaan Nguyen Hai Long. (Foto: Istimewa)

Gol pembuka Vietnam yang dicetak Nguyen Van Vi pada menit keenam ada blunder Rizky Ridho. Nguyen Dinh Bac memaksa Amat untuk mengoper bola ke Ridho karena sudah terkurung di sisi pertahanan.

Nguyen Hai Long menyergap dan Ridho salah mengontrol bola hingga bisa direbut. Van Vi tanpa disadari melakukan overlap dan mencetak gol setelah menerima umpan terobosan dari Hoang Duc - yang semula mengawal Ivar Jenner.

Ridho juga mungkin merasa bersalah dengan terjadinya gol kedua dari Hai Long. Dia maju hampir mendekati kotak penalti lawan. Jordi Amat dan Shayne juga berada di garis pembatas wilayah.

Indonesia vs VietnamRizky Ridho mencoba menutup opsi umpan Pham Thanh Long Le ke Nguyen Hai Long, namun gagal dan menjadi gol serangan balik. (Foto: Istimewa)

"Saya sendiri telah melakukan banyak kesalahan yang menyebabkan kebobolan. Saya harus introspeksi diri untuk menghindari pengulangan kesalahan tersebut," kata Ridho.

Indonesia kini wajib menang melawan Singapura di laga kandang. Tiga poin bisa membawa Indonesia ke semifinal, selain itu hasil itu adalah kegagalan.

Jika melihat laga Indonesia melawan Timor Leste dan Vietnam, John Herdman tampaknya jangan ambil risiko bermain high pressing tanpa Sandy Walsh.


(ran/aff)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Komentar

Terkait

Juara Bola Dunia 2026

ADVERTISEMENT