DetikSepakbola
Jumat 06 Maret 2015, 11:51 WIB

Dokter Eva Carneiro Jadi Korban Pelecehan Suporter MU dan City

- detikSport
Dokter Eva Carneiro Jadi Korban Pelecehan Suporter MU dan City ist.
London -

Dokter tim Chelsea berparas cantik, Eva Carneiro, dapat pengalaman buruk saat timnya bertandang ke Manchester. Dia jadi korban pelecehan dan diskriminasi dari pendukung Manchester United dan Manchester City.

Aksi pelecehan dan diskriminasi berdasarkan jenis kelamin (sexist) itu sudah terjadi beberapa bulan lalu. Namun kasusnya baru terdengar beberapa hari ini setelah muncul video dari kejadian tersebut.

Dari potongan video yang kini sudah beredar di Youtube dan diambil oleh pendukung MU di Old Trafford, terdengar teriakan diskriminasi terhadap dokter kelahiran Gibraltar tahun 1973 itu. Teriakan itu terdengar saat Eva berjalan di tepi lapangan usai memberi bantuan medis pada salah satu pemain The Blues.

"Get your tits out for the lads," demikian terdengar di Old Trafford.

Kubu Chelsea bereaksi keras atas insiden tersebut. Manajemen The Blues meminta FA mengambil tindakan.

"Persoalan tentang kesetaraan adalah hal yang sangat serius dan kami membenci diskriminasi dalam segala bentuknya, termasuk sexism. Aksi semacam itu tidak dapat diterima dan kami ingin hal seperti itu dibasmi dari permainan ini," demikian pernyataan juru bicara Chelsea.

Bukan cuma Eva Carneiro yang jadi korban pelecehan dan diskriminasi. Asisten wasit perempuan, Helen Byrne, juga dapat perlakuan yang sama.

Menurut laporan BBC, di sepanjang musim ini sudah ada 25 laporan terhadap pelecehan dan diskriminasi terhadap jenis kelamin terjadi di Inggris. Namun minimnya bukti dianggap menjadi kendala untuk menindak pelaku, yang membuat hingga kini belum ada klub atau suporter dikenai hukuman.

"Panduan yang lebih spesifik terkait pelecehan berdasarkan jenis kelamin akan diperkenalkan pada pertandingan selanjutnya dan akan diimplementasikan pada program latihan," demikian pernyataan City saat dikonfirmasi soal kejadian tersebut.

Pernyataan senada terlontar dari pihak MU. Karena tidak ada laporan terkait kejadian tersebut, pihak klub meminta kejadian tersebut dilaporkan ke kepolisian

"Tidak ada laporan diajukan saat itu, jadi segala tanggapan terhadap kejadian ini harus diarahkan ke kepolisian, yang sudah pihak klub lakukan dalam waktu 24 jam," demikian pernyataan MU.



(din/fem)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed