DetikSepakbola
Selasa 21 Maret 2017, 06:24 WIB

Usai Ranieri Dipecat, Vardy Sempat Dapat Ancaman Pembunuhan

Novitasari Dewi Salusi - detikSport
Usai Ranieri Dipecat, Vardy Sempat Dapat Ancaman Pembunuhan Foto: Getty Images/Laurence Griffiths
FOKUS BERITA: Claudio Ranieri Dipecat
Leicester - Jamie Vardy mengaku dapat ancaman pembunuhan setelah Claudio Ranieri dipecat. Vardy mengatakan kalau keluarganya juga ikut jadi sasaran kemarahan fans.

Ranieri diberhentikan Leicester pada bulan Februari lalu, sembilan bulan setelah mengantar mereka menjuarai Premier League. Leicester beralasan butuh perubahan demi menghindarkan tim dari degradasi.

Sejumlah laporan kemudian menyebut ada pertemuan antara beberapa pemain senior Leicester dengan pemilik klub sebelum keputusan pemecatan diambil. Kabar itu kemudian dibantah.

Tapi itu tak menghentikan ancaman kepada Vardy. Striker Leicester itu mengaku dia dan keluarganya sampai dapat ancaman pembunuhan.

"Itu mengerikan," ujar Vardy seperti dikutip dari BBC.

"Saya membaca sebuah berita yang mengatakan saya terlibat secara pribadi dalam pertemuan setelah pertandingan melawan Sevilla ketika yang sebenarnya adalah saya duduk di ruang tes anti-doping selama tiga jam."

"Tapi kemudian cerita itu beredar, orang-orang percaya dan Anda mendapat ancaman pembunuhan terkait keluarga, anak-anak, semuanya."

"Ketika orang-orang mencoba berbuat jahat kepada istri Anda ketika dia sedang menyetir, dengan anak-anak duduk di belakang, itu bukan yang terbaik," katanya.

Leicester kini sudah mengangkat Craig Shakespeare sebagai pengganti Ranieri. Bersama Shakespeare, Leicester memenangi empat pertandingan terakhirnya dan juga lolos ke perempatfinal Liga Champions.


(nds/mfi)
FOKUS BERITA: Claudio Ranieri Dipecat
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed