DetikSepakbola
Selasa 11 Juli 2017, 19:06 WIB

Target Wenger dalam Dua Tahun ke Depan: Trofi Premier League dan Liga Champions

Randy Prasatya - detikSport
Target Wenger dalam Dua Tahun ke Depan: Trofi Premier League dan Liga Champions Arsene Wenger menargetkan trofi Premier League dan Liga Champions (Foto: REUTERS/David Gray)
Sydney - Arsene Wenger akan melakukan yang terbaik dalam dua tahun kontraknya bersama Arsenal. Ukuran keberhasilannya adalah trofi Premier League dan Liga Champions.

Pada akhir Mei lalu, Arsenal memutuskan untuk memperpanjang kontrak Wenger selama dua tahun. Hal itu terbilang mengejutkan lantaran di musim 2016/2017 The Professor cuma memberi trofi Piala FA dan untuk pertama kalinya gagal merebut tiket ke Liga Champions.

Dalam tur pramusim Arsenal di Sydney, Wenger ditanya mengenai ambisinya setelah mendapat kontrak dua tahun. Dia menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan manajemen ingin dibayar dengan pekerjaan yang baik.

Bagi Wenger, bekerja dengan baik berarti meraih trofi Premier League dan Liga Champions. The Gunners sudah cukup lama puasa gelar liga setelah terakhir juara pada 2003/2004. Sementara trofi Liga Champions belum pernah dirasakan klub.

"Saya tidak dalam perjalanan pribadi. Saya punya keberuntungan untuk bikin karier yang sangat panjang dalam pekerjaan saya. Saya sungguh berkomitmen untuk melakukan yang terbaik di Arsenal. Bekerja dengan baik berarti memenangi Premier League dan berharap bisa memenangi Liga Champions (suatu hari) juga," kata Wenger seperti dikutip dari situs resmi klub.

"Saya tinggal di klub untuk waktu yang lama karena yang utama klub punya nilai yang penting bagi saya. Salah satu nilai tersebut adalah meraih trofi," sambungnya.

"Yang lebih penting adalah untuk mengetahui siapa kami, apa yang penting untuk kami dalam permainan dan menggunakan dasar itu untuk memenangi pertandingan. Itulah yang akan saya lakukan sampai akhir karier saya."

"Kami ingin memenangi trofi. Anda tidak bisa hanya diam di dalam klub, kami ingin memenangi trofi berikutnya. Penting bahwa klub lebih besar dari itu dan punya basis yang lebih kuat ari itu. Saya ingin memenangi setiap pertandingan, saat kalah dalam pertandingan, saya marah dan sedih. Tapi, itu adalah risiko menjadi pelatih," tutupnya.


(nds/din)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed