DetikSepakbola
Jumat 05 Januari 2018, 08:53 WIB

Mourinho: Pencapaian Saya di Chelsea Akan Sulit Terulang di MU

Okdwitya Karina Sari - detikSport
Mourinho: Pencapaian Saya di Chelsea Akan Sulit Terulang di MU Jose Mourinho mengaku akan sulit membawa MU sesukses Chelsea di eranya. (Foto: Lee Smith/Action Images via Reuters)
Manchester - Manchester United belum benar-benar berkembang pesat di bawah Jose Mourinho. Sang manajer mengakui akan sulit mengulang suksesnya seperti di Chelsea.

Mourinho memenangi tiga titel Premier League selama dua periode membesut the Blues, termasuk mengantar mereka menjuarai Premier League pertama kalinya. Sedangkan di klub-klub lain yang pernah dilatihnya seperti Porto, Inter Milan, dan Real Madrid, Mourinho juga tak pernah gagal menyumbang gelar liga.

Namun, situasi sedikit berbeda saat Mourinho bergabung MU. Setan Merah masih limbung sejak ditinggal Sir Alex Ferguson di 2013 dan kesulitan bersaing untuk memperebutkan gelar juara Premier League. Manajer Portugal itu baru menyumbangkan Piala Liga, Community Shield, dan Liga Europa.

Di musim ini, MU memang berada di peringkat kedua klasemen tapi tak mampu menyaingi Manchester City. MU tertinggal 15 poin dari rival sekotanya itu, dan Mourinho sempat mengeluhkan belanja pemain yang dirasa masih kurang.

Plus, banyaknya pesaing di Inggris akan membuat liga tidak akan bisa didominasi klub tertentu. "Semua orang tahu bahwa di Italia -- saya adalah Inter, Inter, Inter. Di Spanyol -- saya adalah Real Madrid, Real Madrid, Real Madrid," ucap Mourinho di the Guardian.

"Semua orang tahu ini adalah koneksi emosional yang saya jaga dengan klub-klub dan begitulah cara kerja saya. Perbedaan Chelsea dan United adalah saya benar-benar masuk dalam sejarah Chelsea kerana saya memenangi tiga Premier League, saya memenangi banyak piala dan lain-lain. Klub memenangi titel Premier League pertamanya di 2004."

"Jadi saya punya sejarah di sana dan di sini, sejarah saya adalah sejarah dari seseorang yang bekerja keras setiap hari. United baru memenangi kompetisi yang belum pernah dimenangkan sebelumnya. Namun, orang-orang tahu bahwa Liga Europa bukanlah 'El Dorado'-nya sepakbola, dan saya datang di sebuah momen di mana lebih sulit membuat sejarah."

"Premier League sekarang jauh berbeda dari 10 atau 20 tahun lalu. Dulu cuma ada dua kekuatan besar atau maksimal tiga, tapi sekarang ada klub-klub yang tidak bersaing untuk gelar atau bahkan empat besar tapi kekuatan belanjanya luar biasa, bahkan lebih daripada kami. Segalanya berubah, sifat pekerjaan juga berubah, tapi dedikasi saya kepada pekerjaan tetap total."



(rin/nds)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed