DetikSepakbola
Rabu 08 Agustus 2018, 16:11 WIB

Potensi City Memulai Sebuah Dinasti seperti MU di 1990-an

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
Potensi City Memulai Sebuah Dinasti seperti MU di 1990-an Manchester City berpotensi memulai dinasti di Premier League. (Foto: Andrew Boyers/Action Images via Reuters)
Jakarta - Setelah mendominasi Premier League musim lalu, Manchester City dijagokan untuk kembali juara. The Citizens bahkan dinilai punya potensi memulai sebuah dinasti.

City musim lalu menjuarai Premier League dalam tahun yang bertabur rekor. Tim besutan Pep Guardiola itu meraih 100 poin, terbanyak dalam sejarah kompetisi ini.

Selisih 19 poin dengan Manchester United di posisi dua juga jadi jarak terbesar dalam persaingan gelar. Selain itu, 32 kemenangan dan 106 gol yang dicatatkan dalam perjalanan musim juga menjadi sebuah rekor.

Musim ini City difavoritkan juara lagi. Mereka tak kehilangan manajer ataupun pemain kunci, dan memperkuat diri dengan kedatangan Riyad Mahrez. Sementara sejumlah rival malah mengalami kendala.




MU dan Tottenham Hotspur tak menjalani musim panas yang bagus dalam hal perekrutan pemain. Sementara Chelsea dan Arsenal tengah memulai era bersama manajer anyar. Praktis di atas kertas hanya Liverpool yang melalui pramusim dengan kondisi ideal, untuk bisa dijadikan penantang gelar.

Dengan torehan-torehan musim lalu dan bagaimana stabil dan konsistennya City, eks bek tim nasional Inggris Jamier Carragher memperkirakan mereka masih akan dominan. Bahkan dominasi ini bisa berlangsung lama.

Dengan skuat yang punya rata-rata usia 25,8 tahun alias ketiga termuda di Premier League musim ini, masa depan City bisa dikatakan cerah. Sejumlah pemain kunci bahkan belum berada di usia puncak sebagai pesepakbola.

Gabriel Jesus, Leroy Sane, Raheem Sterling, Bernardo Silva, John Stones, Aymeric Laporte, Benjamin Mendy, Ederson seluruhnya masih di bawah 25 tahun. Belum lagi talenta-talenta belia seperti Phil Foden (18), Brahim Diaz (19), dan Lukas Nmecha (19).




Sementara nama-nama seperti Kevin de Bruyne, Ilkay Guendogan, Mahrez, Fabian Delph di usia optimal yakni 27-28 tahun.

Carragher menyebut ada peluang City memulai sebuah dinasti, seperti yang dilakukan MU dengan angkatan 1992-nya. Sejak era Premier League dimulai, 'Setan Merah' memang sempat mendominasi.

Mereka memenangi 13 titel dalam periode tersebut, sampai kemudian kesulitan sepeninggal Sir Alex Ferguson. Sejak kali terakhir juara pada 2012/2013, MU belum lagi juara sampai saat ini.

"Saya rasa itu (dominasi City) bisa menjadi sebuah ketakutan untuk semua tim Premier League lainnya. Hal bagusnya adalah dalam beberapa tahun terakhir, ada juara yang berbeda-beda," kata Carragher dilansir Express.




"Saya rasa kita bisa berada di awal sebuah era seperti yang dulu dialami Manchester United. Lihatlah poin yang mereka (City) dapatkan."

"Saya tak melihat City melakukannya lagi sih, itu akan hampir mustahil dilakukan. Tapi saya rasa kalau Anda dulu terbiasa mencapai 90 poin, itu sebelumnya adalah jaminan pasti memenangi Premier League, rasanya Anda harus mengejar 90 poin lebih."

"Dan itu adalah tugas semua tim Premier League. Saya rasa City mungkin saja kehilangan 10 poin dan masih jadi juara," imbuhnya.

City Juara, Manchester Membiru, Simak Videonya:

[Gambas:Video 20detik]


Potensi City Memulai Sebuah Dinasti seperti MU di 1990-an

(raw/krs)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed