Pada pertengahan pekan nama Drogba tak dipilih Luiz Felipe Scolari saat Chelsea menghadapi Southend di replay Piala FA. Konon Scolari kecewa dengan penampilan penyerangnya itu kala 'Si Biru' dilumat 0-3 Manchester United pekan lalu.
Setelah kemudian pemain asal Pantai Gading itu kembali tak diikutsertakan sama sekali dalam laga melawan Stoke, tanda tanya tak pelak kian membesar. Alih-alih Drogba, Scolari justru memilih dua pemain muda, Franco Di Santo dan Miroslav Stoch, untuk duduk di bangku cadangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalau kemudian orang berspekulasi tentang ketiadaan Drogba, Scolari tampaknya tak mau terlalu ambil pusing memikirkan ini-itu. Dia menegaskan kalau semuanya hanya bermuara pada pilihannya semata.
"Aku tak memilih Drogba sebagai cadangan karena itulah pilihanku. Tak ada yang terjadi antara aku dan Drogba. Dia berlatih setiap hari. Hanya soal pilihanku saja. Pekan depan aku akan menentukan apa dia bermain atau kembali seperti 18 pemain lain (yang tak bermain). Itu pilihanku."
"Aku tak ada masalah dengan Drogba, aku tak punya masalah apa-apa dengan setiap pemain di klub. Aku memilih para pemainku. Aku adalah pelatih dan keputusanku final. Dan keputusanku adalah menggunakan Di Santo dan Stoch," demikian Scolari.
Untuk posisi starting eleven, posisi Drogba perlahan juga tampak mulai digeser oleh Nicolas Anelka yang semula diboyong buat melapis dirinya.
(krs/krs)











































