Liverpool pulang dengan kepala tertunduk dalam dari lawatannya ke Manchester City beberapa jam lalu. Steven Gerrard cs dibuat tak berdaya oleh tuan rumah dan dipaksa menyerah dengan skor telak 0-3.
Skor laga tersebut sepenuhnya menunjukkan jalannya laga, yang didominasi The Citizens. Permainan The Reds dalam laga di City of Manchester Stadium tersebut jauh dari memuaskan, mereka kalah determinasi, penguasaan bola, terlalu sering membuat kesalahan dan tak mampu mengembangkan permainan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sedikit tidak beruntung dikalahkan dengan telak seperti ini. Saya pikir kami tidak layak mendapatkannya, kalah tiga gol dan tak mampu membalas. Pepe Reina tak sering bekerja sekeras itu dan saya pikir kami punya satu atau dua hal baik dalam pertandingan ini," sahut Hodgson usai laga seperti dikutip Skysports.
Gawang The Reds sudah haru kebobolan saat laga baru berjalan 12 menit melalui Garteh Barry. Gol kedua yang bersarang di gawang Liverpool juga terjadi di awal babak kedua melalui Carlos Tevez, sebelum ditutup oleh penalti striker Argentina itu.
Liverpool, dilanjutkan mantanΒ pelatih Fulham dan Udinese itu, harusnya bisa mencetak gol lewat peluang yang beruntun di miliki Fernando Torres, Steven Gerrard dan David Ngog. Semua peluang tersebut faktanya dimentahkan kiper Joe Hart.
"Mereka mencetak gol di saat yang tepat. Gol kedua datang dari tendangan sudut menambah berat tugas kami. Kami tertahanΒ di sana dan kami sedikit tak beruntung tak bisa mencetak gol saat (Joe) Hart membuat dua penyelamatan gemilang," tuntas Hodgson.
(din/nar)











































