DetikSepakbola
Jumat 04 Agustus 2017, 16:20 WIB

Adu Tajam Penyerang Premier League 2017/2018: Siapa Hentikan Harry Kane?

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
Adu Tajam Penyerang Premier League 2017/2018: Siapa Hentikan Harry Kane? Foto: Clive Rose/Getty Images
London - Harry Kane dalam dua musim terakhir sudah menyatakan dirinya sebagai yang terbaik di Premier League. Musim ini, adakah yang bisa menghentikannya?

Kane sukses menjadi yang tertajam di Premier League dua musim terakhir. Penyerang Tottenham Hotspur itu bikin 25 gol dua musim lalu, kemudian mempertajamnya dengan 29 gol di musim kemarin.

Di musim kemarin, persaingan gelar top skorer Premier League diramaikan lima nama. Selain Kane, ada Romelu Lukaku, Alexis Sanchez, Diego Costa, dan Sergio Aguero. Kelima nama ini adalah mereka yang berhasil mencetak 20 gol atau lebih dalam semusim.

Lukaku musim lalu bikin 25 gol atau hanya kalah empat gol dari Kane. Peluang Lukaku untuk tampil lebih tajam di musim ini terbuka lebar, setelah ia bergabung dengan Manchester United di musim panas ini. Dia jelas bisa mengharapkan servis yang lebih baik dari MU, yang punya komposisi pemain lebih baik dibandingkan Everton, klub lamanya.

Di belakang Kane dan Lukaku, ada Sanchez yang musim lalu bikin 24 gol, lalu Costa dan Aguero yang masing-masing mencetak 20 gol. Namun ketiganya punya isunya masing-masing untuk kembali bersaing di perolehan gol.

Khusus untuk Sanchez dan Aguero, beban keduanya untuk mencetak gol musim depan diperkirakan menjadi berkurang. Sanchez punya rekan baru di lini depan Arsenal yakni Alexandre Lacazette, sementara Aguero punya Gabriel Jesus yang unjuk gigi di musim lalu.

Sementara beban untuk jadi pendulang gol berkurang, Sanchez dan Aguero otomatis juga menipis peluangnya untuk kembali bersaing di daftar top skorer. Tapi secara tim, Arsenal dan City jelas lebih diuntungkan karena punya sumber gol-gol yang lebih banyak.

Diego Costa punya masalah lain. Dia takkan jadi andalan Chelsea lagi di musim ini, karena menuju pintu keluar klub. Kabarnya pemain internasional Spanyol itu akan kembali ke Atletico, namun terkendala hukuman larangan transfer Los Colchoneros.

Sebagai pengganti Costa, Chelsea sudah mendapatkan Morata dari Real Madrid. Morata, sebagaimana juga Lacazette, dihadapkan tantangan adaptasi dengan Premier League yang mana kompetisi baru untuknya. Tapi secara permainan, Morata seharusnya tak kesulitan klik dengan Chelsea yang dilatih mantan bosnya di Juventus dulu, Antonio Conte.

Muka-muka baru Premier League ini, baik Lacazette maupun Morata, musim lalu sama-sama menunjukkan diri punya ketajaman. Lacazette bikin 38 gol dalam 30 penampilan di Liga Prancis bareng Lyon, sedang Morata membukukan 15 gol di 26 penampilan dengan menit bermain yang terbatas.

Mampukah keduanya langsung bersaing dengan wajah-wajah lama Premier League? Atau justru muka-muka lama yang masih berkuasa?

Perbandingan Gol Musim 2016/2017

Harry Kane (Tottenham Hotspur): 29 gol
Romelu Lukaku (Everton): 25 gol
Alexis Sanchez (Arsenal): 24 gol
Sergio Aguero (Manchester City): 20 gol
Diego Costa (Chelsea): 20 gol
Alexandre Lacazette (Lyon-Liga Prancis): 28 gol
Alvaro Morata (Real Madrid-Liga Spanyol): 15 gol
(raw/din)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed