DetikSepakbola
Kamis 07 Desember 2017, 19:03 WIB

'MU Perlu Tekan Kesalahan, Matikan De Bruyne, dan Efisien Manfaatkan Peluang'

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
MU Perlu Tekan Kesalahan, Matikan De Bruyne, dan Efisien Manfaatkan Peluang Foto: Getty Images/Michael Regan
Manchester - Manchester United dijagokan bisa menghentikan Manchester City di derby akhir pekan ini. Tapi 'Setan Merah' bakal perlu menampilkan permainan nyaris sempurna.

MU akan menjamu City di Old Trafford, Minggu (10/12/2017) malam WIB di laga pekan ke-16 Premier League. Derby Manchester ini punya pertaruhan yang lebih besar dari sekadar gengsi, karena diyakini akan memengaruhi jalannya perburuan gelar.

City saat ini tengah memimpin klasemen dengan nyaman setelah tak terkalahkan di 15 pertandingan beruntun, memetik 14 kemenangan dalam lajunya itu. Mengoleksi nilai 43, The Citizens sudah delapan poin di depan MU yang jadi pesaing terdekat.

MU diharapkan bisa menjegal laju City agar membuat persaingan bisa lebih ketat. Keberhasilan membungkam Arsenal 3-1 pekan lalu disebut jadi bekal positif.

Eks gelandang Liverpool dan City Dietmar Hamann percaya MU adalah tim yang tepat untuk menghentikan skuat Pep Guardiola. Tapi Zlatan Ibrahimovic dkk. bakal perlu menekan kesalahan hingga sekecil mungkin dan tampil dengan amat efisien.

"Anda harus bertahan dengan baik, Anda harus memaksimalkan kans-kans Anda dan tak boleh memberikan mereka peluang-peluang mudah," ujarnya dikutip Sky Sports.

"Saya rasa Anda harus meminimalisasi kesalahan-kesalahan. Kalau ada satu tim pada saat ini yang bisa mengalahkan mereka, saya akan melihat ke Manchester United. Karena di laga-laga besar macam ini, mereka biasanya amat tangguh dan sulit dibongkar."

"Mereka mendapatkan hasil bagus di Arsenal, di mana mereka mungkin sudah didominasi untuk sebagian besar jalannya pertandingan dan pulang dengan hasil," imbuhnya.

Hal lain yang perlu diperhatikan MU adalah Kevin de Bruyne. Gelandang 26 tahun ini disebut sebagai otak peluang-peluang City, dengan sejauh ini bikin empat gol dan delapan assist.

Absennya Paul Pogba juga diakui jadi kerugian besar. Tapi adanya David de Gea di bawah mistar setidaknya memberikan rasa aman ekstra untuk MU.

"Anda tak bisa memberikan De Bruyne celah, dia adalah jantung dari segala sesuatu yang bagus dari yang dilakukan Manchester City. Jelas absennya Pogba itu kehilangan besar, tapi Anda perlu menampilkan permainan yang nyaris sempurna, memaksimalkan peluang-peluang, dan mereka (MU) punya kiper yang bagus, jadi mereka seharusnya baik-baik saja," tandas Hamann.
(raw/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed