DetikSepakbola
Selasa 17 April 2018, 19:21 WIB

City Harus Waspadai Statistik Tim Juara Bertahan Ini

Kris Fathoni W - detikSport
City Harus Waspadai Statistik Tim Juara Bertahan Ini Skuat Manchester City di sebuah laga Premier League (Foto: Laurence Griffiths/Getty Images)
Jakarta - Setelah dipastikan menjuarai Premier League 2017/2018, Manchester City harus benar-benar mewaspadai statistik tim juara bertahan belakangan ini.

The Citizens sudah mengunci titel Premier League musim ini dengan lima laga tersisa. Itu merupakan gelar juara liga pertama Pep Guardiola sebagai manajer City.

Kendatipun musim belum selesai, Guardiola sudah harus mulai merancang kekuatan musim depan jika menilik statistik tim-tim juara bertahan Premier League belakangan ini.


Yang pertama adalah fakta bahwa belum ada lagi tim yang bisa mempertahankan titel Premier League semenjak Manchester United pada 2008/2009, ketika merangkai tiga gelar juara secara berurutan.

Semenjak itu takhta Premier League silih berganti ditempati tim-tim seperti Chelsea (tiga kali), MU (dua), City (tiga termasuk musim ini), dan Leicester City (sekali).

Selain itu, ada fakta lain yang lebih harus membuat City waspada sebagai juara bertahan. Dalam lima musim terakhir, ada kecenderungan juara bertahan lebih sering kepayahan mempertahankan titel.


Di musim 2013/2014, MU harus menyudahi musim di posisi ketujuh ketika menyandang predikat juara bertahan. City menjadi juara musim itu.

Di musim 2014/2015, City gagal mempertahankan gelar juara ketika Chelsea berjaya. Masih bagus City mampu menyudahi musim tersebut di posisi kedua.

Di musim 2015/2016, Chelsea sang juara bertahan terpuruk di posisi ke-10 klasemen akhir dan Jose Mourinho telah kehilangan pekerjaan sebelum pergantian tahun. Leicester menjadi kampiun di musim tersebut.

Di musim 2016/2017, Leicester harus bersusah-payah sampai akhirnya finis ke-12 dengan Claudio Ranieri sudah diberhentikan di tengah musim. Chelsea tampil sebagai juara pada musim pertama Antonio Conte di Inggris.


Di musim 2017/2018, Conte malah dapat sorotan tajam dengan Chelsea sama sekali tidak pernah menempati posisi teratas klasemen dan sampai sekarang masih terpaku di posisi kelima.

Kecenderungan itu memperlihatkan bahwa tim juara bertahan lebih sering kepayahan menghadapi persaingan di musim berikutnya. Sang manajer bahkan terus berada dalam sorotan.

Patut dinantikan bagaimana Guardiola akan meracik taktik dan timnya sebaik mungkin dalam usaha mematahkan kecenderungan sang juara bertahan Premier League dalam beberapa musim terakhir.


(krs/mrp)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed