DetikSepakbola
Minggu 13 Januari 2019, 01:04 WIB

Trent Alexander-Arnold: Bersakit-sakit Dulu, Menang Kemudian

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Trent Alexander-Arnold: Bersakit-sakit Dulu, Menang Kemudian Liverpool menang susah payah di kandang Brighton (Paul Childs/Action Images via Reuters)
Brighton - Trent Alexander-Arnold berandil dalam kemenangan susah payah Liverpool di markas Brighton & Holve Albion. Padahal Trent bermain dengan menahan rasa sakit.

Melawat ke Amex Stadium, Sabtu (12/1/2019) malam WIB, Liverpool berupaya bangkit usai dua kekalahan beruntun dari Manchester City di Liga Inggris dan Wolverhampton di Piala FA. Tapi sebelum duel kontra Brighton, Liverpool mendapat ujian lagi.

Trent yang dipasang sebagai starter di pos bek kanan dikabarkan mengalami masalah saat pemanasan dan berpeluang tidak main. Ini tentu jadi kabar buruk seandainya Trent tidak jadi main mengingat Liverpool sudah ditinggal banyak beknya yang cedera sebelum ini.




Bahkan mereka harus memasang Fabinho sebagai bek tengah mendampingi Virgil van Dijk usai Dejan Lovren cedera. Untungnya, Trent cepat pulih dan tetap bermain.

"Kondisi engkel saya mulai membaik setelah beberapa menit dan saya bilang kepada staf medis bahwa saya hanya butuh dibebat serta sedikit pemati rasa sakit, lalu bisa bermain lagi. Ketika Anda sudah bermain, itu lebih membantu," ujar Trent seperti dikutip BBC.



Trent Alexander-Arnold: Bersakit-sakit Dulu, Menang KemudianTrent Alexander-Arnod mengalami cedera saat pemanasan (lFoto: Paul Childs/Action Images via Reuters)


Liverpool meski tampil dominan tidak mudah meraih tiga poin karena hanya bisa mencetak satu gol lewat penalti Mohamed Salah di awal babak kedua. Tapi, kemenangan itu tetap disyukuri karena Liverpool bisa lekas bangkit usai dua kekalahan di awal tahun.

Trent bermain 90 menit dengan total 54 umpan, 38 di antaranya sukses dan dua umpan kunci. Dia juga membuat satu dribel sukses dan satu kali memenangi duel udara.




"Kami tahu laga ini akan sulit. Kami sulit mencetak gol lawan mereka saat bermain di kandang. Kami akhirnya mampu mencetak gol dan mempertahankannya," sambungnya.

"Kredit untuk para pemain yang menunjukkan hasrat meraih tiga poin. Babak pertama membuat kami frustrasi. Mereka begitu rapih dan sulit dibongkar."

"Gol cepat di babak kedua sangat membantu dan mereka pun lebih banyak menyerang kami yang sudah nyaman menguasai laga," tutupnya.



(mrp/mrp)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed