Kutukan 34 Tahun Premier League: Mikel Arteta Bisa Ukir Sejarah di Arsenal?

Kutukan 34 Tahun Premier League: Mikel Arteta Bisa Ukir Sejarah di Arsenal?

Kris FW - Sepakbola
Sabtu, 10 Jan 2026 16:30 WIB
Kutukan 34 Tahun Premier League: Mikel Arteta Bisa Ukir Sejarah di Arsenal?
Mikel Arteta. Foto: Getty Images/Catherine Ivill - AMA
Jakarta -

Premier League dikenal sebagai salah satu liga paling kompetitif di dunia. Namun hingga kini ada satu rekor unik yang belum terpecahkan: belum pernah ada mantan pemain yang kembali melatih klubnya lalu membawa klub tersebut juara Premier League. Apakah Mikel Arteta di Arsenal bisa menjadi yang pertama?

Sejak Premier League resmi bergulir pada 1992, banyak legenda klub yang pulang kampung sebagai manajer. Namun gelar liga tertinggi Inggris selalu luput dari tangan mereka. Bagaikan sebuah kutukan, situasi itu sudah berlangsung selama 34 tahun.

@detiksportofficial Liverpool, Man. United, dan Man. City sama-sama belum menemukan kemenangan di awal 2026 😳 Tiga raksasa Premier League ini justru kompak hobi berbagi poin lewat hasil imbang. Awal tahun yang jauh dari kata ideal untuk tim-tim papan atas πŸ‘€ Siapa duluan yang bakal bangkit? πŸ€” #premierleague #ligainggris #detiksport ♬ original sound - detiksport

Banyak yang Coba, Tak Ada yang Juara

Sejumlah nama besar pernah menempuh jalur ini. Ole Gunnar Solskjaer kembali ke Manchester United, Frank Lampard melatih Chelsea, hingga Mikel Arteta yang kini menangani Arsenal.

Meski sempat membawa klubnya bersaing di papan atas, tak satu pun yang berhasil mengangkat trofi Premier League.

Fakta ini juga disorot media Inggris Planet Football. Dalam catatannya, tak ada manajer di era Premier League yang menjuarai liga bersama klub yang pernah ia bela sebagai pemain.

Bukan Berarti Mustahil, Tapi Sulit

Beberapa mantan pemain bahkan nyaris mematahkan rekor tersebut. Arteta membawa Arsenal menjadi penantang serius dalam beberapa musim terakhir, sementara Solskjaer sempat finis sebagai runner-up bersama Manchester United.

Namun ketatnya persaingan, tekanan ekspektasi suporter, serta tuntutan hasil instan membuat tantangan ini kian berat. Melatih klub yang pernah dibela bukan hanya soal taktik, tapi juga beban emosional dan sejarah besar di belakangnya.

Pengecualian di Era Pra-Premier League

Nama Kenny Dalglish kerap disebut sebagai pengecualian. Ia pernah membawa Liverpool juara liga sebagai pemain-manajer.

Namun prestasi tersebut terjadi sebelum era Premier League, ketika kompetisi masih bernama First Division. Karena itu, Dalglish tidak masuk dalam catatan Premier League modern.

Trofi, tapi Bukan di Premier League

Perlu dibedakan antara juara liga dengan juara kompetisi lain. Beberapa mantan pemain sukses membawa klub lamanya meraih trofi, meski bukan Premier League:

  • Roberto Di Matteo: membawa Chelsea juara Liga Champions dan Piala FA 2012.

  • Mikel Arteta: membawa Arsenal juara Piala FA 2020.

MUNICH, GERMANY - MAY 19:  Roberto Di Matteo interim manager of Chelsea lifts the trophy in celebration after their victory in the UEFA Champions League Final between FC Bayern Muenchen and Chelsea at the Fussball Arena München on May 19, 2012 in Munich, Germany.  (Photo by Alex Livesey/Getty Images)Roberto Di Matteo mengangkat trophy Liga Champions saat melatih Chelsea. Foto: Alex Livesey/Getty Images

Rekor yang Masih Menunggu Pemecah

Hingga Januari 2026, rekor ini masih bertahan. Premier League tetap menjadi liga yang "kejam" bagi kisah romantis mantan pemain yang kembali sebagai penyelamat.

Musim ini, Arteta masih mampu mengantar Arsenal bersaing di papan atas klasemen Liga Inggris. Patut ditunggu apakah ia sanggup membawa The Gunners juara sekaligus mencatat sejarah sebagai mantan pemain pertama yang membawa klub lamanya kampiun Premier League.

(krs/raw)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads