Manajer Chelsea Liam Rosenior tampak marah-marah sebelum laga semifinal Carabao Cup leg kedua melawan Arsenal. Rosenior menuding Arsenal tak menghormati timnya.
Chelsea takluk 0-1 di tangan Arsenal pada pertandingan di Stadion Emirates, Kamis (5/2) dinihari WIB. Kai Havertz menghantui mantan klubnya itu usai jadi pembeda dengan gol tunggalnya di akhir injury time.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan demikian, the Blues tersingkir dengan agregat 2-4 usai tumbang 2-3 di Stamford Bridge pada semifinal leg I. Rosenior menyedot perhatian besar karena mengomeli pemain-pemain the Gunners karena sesi pemanasan sebelum kickoff.
Dalam video pendek yang beredar di media sosial, Rosenior berteriak: "Tetap di daerah kalian sendiri. Tetaplah di sana!" Rosenior kesal karena sejumlah pemain Arsenal melakukan pemanasan sampai area lapangan Chelsea. Menurut dia, Arsenal kurang beretika dan mengganggu.
Clip shows Liam Rosenior was visibly angry at some of the Arsenal players, as their warm-up spilled into the Chelsea half.
β Ocho (@Ocho_CFC) February 4, 2026
π£οΈ 'Stay in your own f*cking half. You f*cking stay there. Stay there!'
pic.twitter.com/v0A4pSFJOf
"Saat Anda pemanasan Anda kan seharusnya melakukannya di dearah sendiri, dan tim lain di daerah mereka sendiri. Di momen itu, saya kira mereka melakukannya dengan tidak tepat. Mereka memengaruhi pemanasan pemain-pemain saya," sungut Rosenior dikutip ESPN.
Baca juga: Arsenal Bisa Quadruple? Ini Jawaban Odegaard |
"Jadi saya meminta mereka, mungkin tidak secara sopan, untuk memastikan mereka tetap di daerah mereka sendiri. Saya bukannya mau melakukan perang psikologis, melainkan sekadar hal apa yang saya pikir benar dan penuh rasa hormat."
"Kan ada etiket tertentu di dalam sepakbola. Saya tidak punya masalah apapun dengan siapapun di Arsenal. Saat itu hanyalah momen yang saya rasa tidak ada rasa hormat yang ditunjukkan kepada tim saya," Liam Rosenior menambahkan.
(rin/pur)











































