Eks Chelsea Geram Lihat Laga Kontra Arsenal: Cari Korner Doang!

Eks Chelsea Geram Lihat Laga Kontra Arsenal: Cari Korner Doang!

Bayu Baskoro - Sepakbola
Selasa, 03 Mar 2026 23:00 WIB
Eks Chelsea Ruud Gullit Ruud Gullit kesal menyaksikan Derby London akhir pekan lalu. Menurutnya kedua kesebelasan mencari korner untuk mencetak gol.
Arsenal vs Chelsea diwarnai 3 gol dari korner. (Foto: Getty Images/Marc Atkins)
London -

Eks Chelsea Ruud Gullit kesal menyaksikan Derby London akhir pekan lalu. Menurutnya kedua kesebelasan hanya mencari korner saja untuk mencetak gol.

Derby London antara Arsenal vs Chelsea tersaji di Liga Inggris pada Minggu (1/3/2026). Pertandingan yang berlangsung di Emirates Stadium itu dimenangkan Meriam London 2-1.

Menariknya, seluruh gol yang tercipta berawal dari sepak pojok. Arsenal mencetak 2 gol lewat William Saliba dan Jurrien Timber, sementara Chelsea membalas via own goal Piero Hincapie.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Arsenal pun mengukuhkan diri sebagai tim paling berbahaya dalam tendangan sudut. Pasukan Mikel Arteta sudah mencetak 16 gol dari korner di Liga Inggris 2025/2026, paling banyak di antara yang lainnya.

ADVERTISEMENT

Duel Arsenal vs Chelsea total menghasilkan 15 kali tendangan sudut, 10 di antaranya didapat Chelsea. Banyaknya korner yang terjadi rupanya disorot tajam legenda Timnas Belanda Ruud Gullit.

Alih-alih memuji, Gullit justru mengecam permainan yang dilakukan kedua tim. Dia justru tak menikmati pertandingan lantaran kedua tim hanya berusaha mencari korner demi memperbesar peluang mencetak gol.

"Saya menonton pertandingan Arsenal-Chelsea. Pertandingan yang mengerikan. Benar-benar sampah, sangat mengerikan untuk ditonton," kata Gullit, dilansir dari media Belanda Voetbal Primeur.

"Saya harap ini bukan tren, karena semua orang sebenarnya bugar akhir-akhir ini. Semua orang bisa berlari, tetapi kita sangat membutuhkan pemain yang bisa menaklukkan lawan," dia menambahkan.

"Sekarang sepertinya semua orang duduk di depan komputer, membandingkan semuanya satu sama lain. Saya merindukan keseruannya. Itu agak disayangkan. Saya sering menonton pertandingan karena pekerjaan, tetapi saya merasa kurang menikmatinya," pungkasnya.




(bay/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads