Arsenal Mainkan 'Haramball', Premier League Didesak Ubah Aturan

Arsenal Mainkan 'Haramball', Premier League Didesak Ubah Aturan

Bayu Baskoro - Sepakbola
Kamis, 05 Mar 2026 12:00 WIB
Arsenals Bukayo Saka celebrates scoring their sides first goal of the game during the Premier League match at the American Express Stadium, Brighton. Picture date: Wednesday March 4 2026. (Photo by Adam Davy/PA Images via Getty Images)
Arsenal saat menang di markas Brighton. (Foto: PA Images via Getty Images/Adam Davy - PA Images)
Brighton -

Arsenal memainkan sepakbola 'haramball' dan dianggap tampil seenaknya sendiri demi meraih kemenangan. Premier League pun didesak mengubah aturan di lapangan.

Kemenangan penting diraih Arsenal pada pekan ke-30 Liga Inggris, Kamis (5/3/2026) dini hari WIB. Meriam London menang 1-0 atas Brighton & Hove Albion di Amex Stadium.

Permainan anti-football alias 'haramball' ditunjukkan Arsenal dalam laga ini. Pasukan Mikel Arteta lebih banyak bertahan saat sudah unggul, serta membuang-buang waktu demi mempertahankan keunggulan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Arsenal memang tercatat cuma bikin 4 shots (2 on target) dan 42 persen penguasaan bola. Angka itu berbanding terbalik dengan Brighton yang mencatatkan 13 tembakan (3 on target) dan 58 persen ball possession.

ADVERTISEMENT

Manajer Brighton Fabian Hurzeler kesal betul melihat permainan Arsenal. Tim lawan disebutnya tidak niat main dan mendesak perubahan aturan supaya taktik buang-buang waktu bisa diminimalisasi.

"Saya ingin mengajukan satu pertanyaan kepada Anda. Apakah Anda pernah melihat kiper terjatuh 3 kali dalam pertandingan Premier League? Anda tidak bisa mengendalikan hal-hal seperti ini... oleh karena itu Liga Inggris harus membuat aturan," kata Hurzeler, dilansir dari The Guardian.

"Saya sudah menyampaikan pendapat saya sebelum pertandingan dan saya tetap pada pendirian saya. Pada akhirnya, saya pikir [melawan] lawan seperti ini, Anda hanya bisa menghukum [mereka] dengan kemenangan, jadi hari ini saya tidak punya argumen di pihak saya. Jika saya menang 2-1, kemenangan 2-1 yang pantas, saya mungkin akan berbicara berbeda," sambungnya.

"Jika mereka memenangkan Liga Inggris, tidak akan ada yang bertanya bagaimana mereka memenangkannya. Anda benar-benar bisa merasakan bahwa mereka melakukan segala cara untuk menang dan, pada akhirnya, ini tentang aturan."

"Oleh sebab itu jika Premier League, wasit, mengizinkan semuanya, maka akan sulit. Kemudian, mereka membuat aturan mereka sendiri. Saat ini, saya merasa mereka mengikuti aturan mereka sendiri, tidak peduli bagaimana mereka bermain," Hurzeler menyindir Arsenal.

Kemenangan atas Brighton semakin mengukuhkan posisi Arsenal di puncak klasemen Liga Inggris. The Gunners sudah mengoleksi 67 poin dan unggul 7 angka dari rival terdekatnya, Manchester City (60 poin).




(bay/cas)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads