Arsenal Dikritik karena Korner, Arteta: Ada Aturan!

Arsenal Dikritik karena Korner, Arteta: Ada Aturan!

Putra Rusdi K - Sepakbola
Sabtu, 14 Mar 2026 14:00 WIB
Soccer Football - UEFA Champions League - Round 16 - First Leg - Bayer Leverkusen v Arsenal - BayArena, Leverkusen, Germany - March 11, 2026 Arsenal manager Mikel Arteta before the match REUTERS/Wolfgang Rattay
Foto: REUTERS/Wolfgang Rattay
London -

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menilai taktik sepak pojok timnya tak melanggar aturan. Ia menegaskan taktik sepak bola akan berevolusi sejalan dengan perubahan aturan.

Sepak pojok jadi senjata mematikan untuk Arsenal di musim ini. The Gunners mencetak 16 gol dari tendangan sudut di Liga Inggris musim ini.

Torehan tersebut turut membantu Arsenal berada di puncak klasemen Liga Inggris. Meriam London di urutan teratas dengan 67 poin. Mereka unggul tujuh angka dari Man City di posisi kedua.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun taktik sepak pojok Arsenal yang mematikan ini dibenci beberapa pihak. Pasalnya, Arsenal menumpuk banyak pemain di kotak kecil penjaga gawang saat korner. Mereka biasanya lalu melambungkan bola ke tiang jauh.

Kondisi ini menyulitkan kiper lawan mengantisipasi bola. Ruang gerak kiper lawan terbatas karena terhalang banyak pemain di kotak kecil.

ADVERTISEMENT

Taktik sepak pojok Arsenal mulai ditiru tim lain karena terbukti efektif. Hal ini menimbulkan keresahan bagi sejumlah pihak. Mereka khawatir Liga Inggris tak lagi menarik karena banyak tim bikin gol dengan mengandalkan sepak pojok.

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, mengungkap taktik sepak pojok timnya merupakan hasil dari evolusi taktik di sepakbola. Ia yakin taktik sepak bola akan selalu berubah sejalan perubahan aturan yang ada.

Arteta menganggap perubahan aturan sepak pojok takkan terlalu berpengaruh jika penjagaan man-to-man masih terjadi. Ia menilai perubahan besar baru akan terjadi ketika tak boleh ada penjagaan man-to-man.

"Itulah mengapa ada aturan. Anda tidak ingin melihat lemparan jauh; sangat sederhana, beri waktu empat detik [untuk melakukan] lemparan jauh; selesai," ujar Arteta dikutip dari situs Arsenal.

"Masalah terbesar adalah penjagaan man-to-man, percayalah. Ketika semua manajer setuju bahwa Anda tidak dapat bertahan man-to-man, besok Anda akan memiliki liga yang berbeda, saya jamin. Liga yang berbeda," jelasnya.




(pur/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads