Eks bek Manchester United Gary Neville menilai keputusan mantan timnya untuk melepas Casemiro di akhir musim ini sudah tepat. Gelandang Brasil itu dinilai sudah melewati masa keemasan.
Penampilan Casemiro kembali 'hidup' sejak Michael Carrick datang sebagai manajer interim pada Januari lalu. Dalam sembilan laga di bawah pelatih 44 tahun itu, ia selalu menjadi starter dan mencetak tiga gol dan satu assist, terbaru saat membobol gawang Aston Villa akhir pekan lalu.
Bersinarnya Casemiro membuat suporter mendesak klub untuk mempertahankan sang pemain. Diketahui, pria 34 tahun itu sudah mengumumkan akan pergi dari Old Trafford begitu kontraknya habis akhir Juni nanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, Neville yang kini menjadi analis menilai perpisahan adalah jalan terbaik bagi kedua pihak. Ia menganggap Casemiro sudah tak sebagus saat ia masih memperkuat Real Madrid.
"Sudah benar MU membiarkannya pergi, dan memang benar dia meninggalkan MU. Ini seperti penampilan singkat di akhir kariernya. Hampir seperti lagu perpisahan di mana dia mungkin menikmati setiap menitnya, dan Anda bisa melihatnya," ujar Neville, dikutip Sky Sports.
"Dia mencium lencana klub untuk para penggemar. Para penggemar sangat mencintainya, dan memang benar dia pergi di akhir musim."
"Jelas, MU mendapatkannya di fase akhir kariernya. Dia adalah gelandang tengah hebat yang bermain di salah satu lini tengah paling dominan yang pernah Anda lihat di Real Madrid."
"Kaki-kakinya terkadang mengecewakannya. Apa yang ingin saya katakan adalah ada periode di tengah kontrak empat tahunnya ketik tubuhnya terlihat lebih berat dan saya tidak tahu apa yang terjadi di sana."
"Entah itu karena latihan, entah itu sesuatu yang terjadi padanya atau apa pun, saya tidak tahu. Tapi dia terlihat lebih bugar, lebih langsing, lebih bebas, dan lihat, dia melakukan pekerjaan yang hebat," tegasnya.
Dari segi bisnis, Neville menilai Casemiro tetaplah investasi yang buruk bagi MU karena ia pergi secara gratis di akhir musim. Gajinya pun kelewat tinggi, kabarnya mencapai 20 juta Pound per musim.
"Ini tidak ada hubungannya dengan Casemiro, ini berkaitan dengan perekrutan buruk MU selama bertahun-tahun dan mereka membayar terlalu mahal," lanjut Neville.
Casemiro memenangi banyak gelar di Madrid, termasuk tiga trofi LaLiga dan lima Liga Champions. Foto: Real Madrid via Getty Images/Helios de la Rubia |
"Mereka menginvestasikan Β£140 juta untuk Casemiro, Β£20 juta per tahun untuk gaji dan Β£60 juta untuk biaya transfer, itu bukan langkah cerdas karena sekarang mereka kehilangan dia tanpa imbalan apa pun."
"Jika Anda menghabiskan Β£140 juta untuk pemain lini tengah selama empat tahun, Anda akan mengharapkan adanya nilai sisa di akhir masa kontrak. Anda tidak akan mengharapkan dia akan mengakhiri kariernya. Itu bukan kesepakatan yang akan mereka lakukan sekarang."
"Anda tidak bisa mengatakan itu investasi yang bagus dengan harga Β£140 juta, tetapi itu bukan salah Casemiro," jelas Neville.
(adp/krs)











































