Takluk dari Southampton Jangan Sampai Kacaukan Musim Arsenal

Takluk dari Southampton Jangan Sampai Kacaukan Musim Arsenal

Lucas Aditya - Sepakbola
Minggu, 05 Apr 2026 14:00 WIB
Soccer Football - FA Cup - Quarter Final - Southampton v Arsenal - St Marys Stadium, Southampton, Britain - April 4, 2026 Arsenals William Saliba looks dejected after the match Action Images via Reuters/Matthew Childs
Arsenal kalah dari Southampton di Piala FA, jangan sampai mengacaukan musim. (Foto: Action Images via Reuters/Matthew Childs)
Jakarta -

Arsenal menelan kekalahan dari Southampton saat bertanding di Piala FA. Hasil negatif itu diwanti-wanti agar tak mengacaukan musim The Gunners.

Dalam pertandingan di St. Mary's Stadium, Minggu (5/4/2026) dini hari WIB, Arsenal kalah 1-2 dari Soton. Dalam laga itu, The Saints membobol gawang Arsenal melalui aksi Ross Stewart dan Shea Charles, sementara tim London Utara hanya mampu membalas sekali lewat gol Viktor Gyokeres.

Arsenal kini sudah kehilangan dua kesempatan meraih trofi dalam kurun waktu kurang dari sebulan. Sebelumnya, Arsenal harus mengakui keunggulan Manchester City di final Piala Liga Inggris.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kini, Arsenal tinggal mempunyai dua kesempatan meraih trofi di ajang Liga Champions dan Liga Inggris. Tim asuhan Mikel Arteta masih berada di posisi teratas klasemen Liga Inggris dengan raihan 70 poin dari 31 pertandingan. Mereka unggul sembilan poin dari Man City yang baru bertanding 30 kali.

ADVERTISEMENT

Sementara itu di Liga Champions, Arsenal sudah lolos ke babak delapan besar. Wakil Inggris tersebut dijadwalkan akan bertanding melawan Sporting Lisbon.

Eks pemain Arsenal, Theo Walcott, mengingatkan agar kekalahan dari Southampton tidak memengaruhi mental Arsenal dalam memburu gelar yang masih tersisa.

"Mereka tidak boleh membiarkan musim ini lepas begitu saja dari genggaman. Segala sesuatu yang telah mereka bangun musim ini, jangan sampai hal itu memengaruhi mereka. Mereka pernah berada di situasi ini sebelumnya dan tentu tidak ingin mengalaminya kembali," kata Walcott seperti dikabarkan oleh BBC.

"Melihat Mikel di pinggir lapangan secara langsung, ada elemen-elemen dari tahun-tahun sebelumnya di mana energi tersebut terpancar ke dalam tim. Itu adalah energi yang penuh kegugupan, suasana yang sangat tegang. Bukan hanya Mikel, tetapi banyak staf yang berada di sana pada saat-saat tertentu."

"Keadaannya seperti 'terlalu banyak koki di dapur', terlalu banyak pesan yang disampaikan. Memainkan tim terbaik adalah hal yang tepat untuk dilakukan malam ini. Memang mudah bagi saya untuk mengatakannya sekarang, tetapi Anda tentu mengharapkan sebuah reaksi positif setelah kegagalan di final piala, namun yang terjadi malam ini bukan itu; justru lebih buruk," pungkasnya.

(cas/cas)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads