Arsenal dipepet Manchester City dalam perburuan gelar juara Liga Inggris. Situasi ini terjadi usai The Gunners sempat latihan pakai pulpen hingga video TikTok.
Arsenal sedianya dalam trek menuju gelar juara Liga Inggris perdana sejak 2004. Anak asuh Mikel Arteta memimpin 9 poin dari rivalnya, Manchester City, hingga pekan ke-31.
Memasuki pekan-pekan krusial, Arsenal coba mempersiapkan diri sebaik mungkin. Arteta terlihat coba menerapkan metode latihan yang agak berbeda dari biasanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jelang melawan Sporting Lisbon di Liga Champions pekan lalu misalnya, skuad Arsenal berlatih dengan metode membawa pulpen. Kai Havertz dkk berlatih sambil memegang pulpen, yang kemudian berujung kemenangan 1-0.
Kemudian, metode latihan lain diterapkan Arteta jelang pertandingan Liga Inggris. Skuadnya berlatih sambil disetel video TikTok, yang isinya menampilkan dukungan fans Arsenal, lengkap dengan musik-musiknya.
Arsenal playing a TikTok edit on the big screen during training today. β€οΈ
β DailyAFC (@DailyAFC) April 10, 2026
πΆ Make it happen, North London forever! We are The Arsenal! πΆπ«‘ pic.twitter.com/twpRbaet3P
Usai menerapkan metode latihan-latihan itu, Arsenal malah kalah di Liga Inggris. Meriam London tumbang 1-2 dari Bournemouth di pekan ke-32.
Kekalahan itu bikin Arsenal gagal menjaga selisihnya tetap 9 poin dengan Manchester City. Sebuah pukulan telak bagi raksasa London Utara.
Baca juga: Arsenal Masuki Masa Mengkhawatirkan |
Di saat bersamaan, City justru menang atas Chelsea 3-0. Kini selisih poinnya jadi 6 angka, dengan City mengemas 64 poin dari 31 laga di bawah Arsenal, yang sudah bermain 32 kali.
City kini punya kesempatan mengejar Arsenal di dua laga berikutnya. Erling Haaland dkk akan melawan Arsenal pekan depan, yang jelas jadi kesempatan memangkas selisih poinnya jadi cuma tiga andai menang di Etihad.
Kemudian, City masih punya tabungan satu pertandingan ketimbang Arsenal, yakni melawan Burnley. Jika menang lagi, maka City akan menyamai poin sang rival di pekan ke-33.
Situasi tak ideal ini hinggap di tim Arsenal saat kompetisi menyisakan sedikit pertandingan lagi. Apakah mereka bisa menjaga peluangnya untuk juara, sembari berharap Manchester City terpeleset di sisa musim?
(yna/bay)










































