Rasis ke Semenyo, Fans Everton Berusia 71 Tahun Ditangkap Polisi

Rasis ke Semenyo, Fans Everton Berusia 71 Tahun Ditangkap Polisi

Yanu Arifin - Sepakbola
Rabu, 06 Mei 2026 05:40 WIB
LIVERPOOL, ENGLAND - MAY 04: A detailed view of a hat decorated in Everton themed pin badges, worn by a fan outside the stadium prior to the Premier League match between Everton and Manchester City at Hill Dickinson Stadium on May 04, 2026 in Liverpo
Foto: Michael Regan/Getty Images)
Liverpool -

Fans Everton berusia 71 tahun ditangkap polisi. Penyebabnya terkait rasisme ke winger Manchester City, Antoine Semenyo.

Kepolisian mengungkap pria berusia 71 tahun asal Nottinghamshire ditangkap terkait rasisme. Penangkapan itu buntut laporan dari supporter dan petugas keamanan dalam laga Eveton vs Man City di Hill Dickinson, Selasa (5/5) dini hari WIB. Semenyo yang menjadi korban dalam serangan rasial tersebut.

"Penyelidikan atas insiden yang terjadi selama pertandingan masih berlangsung dan kami terus bekerja sama erat dengan Everton FC," kata pernyataan kepolisian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia kini dibebaskan dengan jaminan dan sejumlah syarat, termasuk larangan mendekati stadion olahraga mana pun dengan radius satu mil selama empat jam sebelum kick-off, selama pertandingan berlangsung, dan hingga empat jam setelah pertandingan berakhir," lanjut pernyataannya, mengutip BBC.

Everton juga mengecam tindakan suporternya. The Toffees siap mendukung kepolisian untuk mencegah rasisme di sepakbola.

ADVERTISEMENT

"Rasisme dan diskriminasi dalam segala bentuknya sama sekali tidak dapat diterima. Hal-hal tersebut tidak memiliki tempat di stadion kami, olahraga kami, atau di masyarakat," kata Everton..

Tak cuma Semenyo yang menjadi korban, Man City juga mengonfirmasi Marc Guehi juga menjadi sasaran. Bek asal Inggris itu dihina lewat media sosial, usai laga yang berakhir imbang 3-3.

"Kami sangat kecewa mendengar bahwa Marc Guehi menjadi sasaran serangkaian unggahan rasis yang keji di media sosial tadi malam," kata pernyataannya.

"Kami akan terus memberikan dukungan penuh kepada Antoine dan Marc, serta tidak akan pernah mentoleransi segala bentuk diskriminasi dalam olahraga kami," lanjut Manchester City.




(yna/ran)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads