Myles Lewis-Skelly Bikin Zubimendi Jadi Pemain Cadangan

Myles Lewis-Skelly Bikin Zubimendi Jadi Pemain Cadangan

Randy Prasatya - Sepakbola
Senin, 11 Mei 2026 12:20 WIB
LONDON, ENGLAND - MAY 10: Myles Lewis-Skelly of Arsenal reacts after being challenged by Tomas Soucek of West Ham United as Mateus Fernandes of West Ham United controls the ball during the Premier League match between West Ham United and Arsenal at L
Myles Lewis-Skelly (jersey putih). (Foto: Arsenal FC via Getty Images/David Price)
Jakarta -

Myles Lewis-Skelly menjelma menjadi gelandang andalan Mikel Arteta di Arsenal. Dia bahkan menggusur Martin Zubimendi.

Lewis-Skelly adalah pemain yang semula berposisi sebagai full-back kiri. Arteta kemudian mencoba pemain berusia 19 tahun itu untuk mengisi posisi gelandang bersama Declan Rice.

Percobaan dibuat Arteta sejak Arsenal mengalahkan Fulham 3-0 pada 2 Mei lalu. Peran Lewis-Skelly sangat menonjol dan kembali membuktikan diri bisa menjadi double pivot bersama Rice dalam kemenangan 1-0 di leg kedua semifinal Liga Champions melawan Atletico Madrid.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini membuat Zubimendi harus tergusur dari starting eleven. Mantan pemain Real Sociedad itu semula menjadi tandem Rice.

Arteta kembali percaya dengan pilihan Lewis-Skelly dan Rice di gelandang dalam laga tandang melawan West Ham United, Minggu (10/5/2026) malam WIB. Dalam laga lanjutan Liga Inggris itu, Arsenal menang 1-0.

ADVERTISEMENT

Zubimendi baru memulai pertandingan di menit ke-28 saat Ben White cedera. Masuknya Zubimendi membuat Rice mengisi posisi full-back kanan karena tak ada opsi lain lantaran Jurrien Timber masih belum pulih.

Situasi tak berjalan lancar setelah Rice meninggalkan pos lini tengah. Lewis-Skelly dan Zubimendi tak mampu menang duel dengan lini tengah West Ham.

Arteta lantas membuat perubahan di awal babak kedua dengan menarik Riccardo Calafiori untuk memainkan Cristhian Mosquera. Situasinya menjadi Rice kembali ke tengah, Lewis-Skelly ke full-back kiri, dan Mosquera mengisi full-back kiri.

Arsenal tak kunjung mendapatkan gol setelah laga berjalan satu jam lebih. Martin Odegaard dan Kai Havertz kemudian dimainkan pada menit ke-67. Hal ini membuat Zubimendi ditarik keluar bersama Eberechi Eze.

Gol kemudian didapatkan pada menit ke-83. Leandro Trossard mencetak gol dengan menutaskan assist Odegaard.

Arteta mengaku terpaksa mengeluarkan Zubimendi, yang padahal memulai laga sebagai pengganti. Arsenal pada saat itu butuh pemain yang lebih menyerang.

"Memasukkan Mosquera akan mengunci sesuatu, kami benar-benar percaya bahwa dia dapat memberi kami fluiditas dan kesempatan untuk menyakiti lawan," kata Arteta yang dikutip dari situs resmi Arsenal.

"Tetapi terkadang Anda harus melakukan perubahan lain dan pergantian Zubi itu tak mudah. Saya benar-benar merasa bahwa kami harus menempatkan dua gelandang serang pada saat itu untuk memberi masalah ke lawan syukurlah itu berhasil," Arteta menegaskan.

(ran/nds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads