Cerita Fans 'Menyusup' Klub Malam demi Lihat Pesta Juara Arsenal

Cerita Fans 'Menyusup' Klub Malam demi Lihat Pesta Juara Arsenal

Adhi Prasetya - Sepakbola
Sabtu, 23 Mei 2026 12:00 WIB
Legenda Arsenal Ian Wright (tengah) terlihat merayakan gelar juara bersama suporter di Stadion Emirates.
Legenda Arsenal Ian Wright (tengah) terlihat merayakan gelar juara bersama suporter di Stadion Emirates. Foto: Getty Images/Leon Neal
London -

Sebuah klub malam elite di London menjadi saksi perayaan gelar juara Premier League yang diraih Arsenal. Seorang fan fanatik sukses 'menyusup' kemudian menjelaskan suasana bahagia di sana.

Daniel Bull, penggemar Arsenal berusia 22 tahun asal London utara, menyebut Noni Madueke dkk merayakan keberhasilan itu di Tape, sebuah klub eksklusif di kawasan Mayfair, beberapa jam usai Manchester City ditahan Bournemouth pada Selasa (19/5) malam waktu lokal, yang otomatis memastikan Arsenal juara.

Awalnya Bull hanya menebak-nebak. "Saya cuma mendengar selentingan," katanya kepada The Guardian. Bull dan teman-temannya tahu bahwa akan ada pesta setelah melihat video di Instagram yang diunggah ibu Madueke. "Saya mau pergi keluar," kata Madueke seusai pulang ke rumah dari markas latihan Arsenal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Awalnya salah satu teman Bull enggan masuk ke Tape, apalagi petugas keamanan di sana enggan memberi tahu apakah skuad Arsenal ada di dalam atau tidak. Namun Bull memilih mengambil risiko dan masuk dengan biaya yang ia sebut "tidak murah."

ADVERTISEMENT

Perjudian Bull sukses karena ia segera bertemu Nicolas Jover, pelatih set-piece Arsenal, di dalam Tape. "Saya tak percaya apa yang terjadi. Itu klub yang sangat eksklusif dan kami satu-satunya fans Arsenal di sana," ujar Bull.

Mayoritas skuad Arsenal ada di dalam ruang privat, namun Bull sukses membayar table di dekat sana dengan biaya yang lagi-lagi tak murah. Dengan duduk di sana, ia dan teman-temannya bisa mengetahui dari dekat apa yang dilakukan para pemain idola mereka.

Nicolas JoverDaniel Bull (kiri) sukses berfoto bersama Nicolas Jover di Tape. Foto: Dok. Daniel Bull

"(Mejanya) hanya berjarak lima langkah dari area bawah klub dan kami bisa melihat Madueke menguasai mikrofon hampir sepanjang malam. Pada intinya dialah MC-nya. Dia ngerap sepanjang malam."

Sejumlah pemain juga terlihat lalu lalang di area utama klub. Bull mengaku juga ngobrol dengan Myles Lewis-Skelly dan Ethan Nwaneri yang baru kembali dari masa peminjaman di Marseille. Lalu temannya sukses berbicara dengan Christian Norgaard.

"Mereka berdua (Lewis-Skelly dan Nwaneri) orangnya ramah. Karena teman saya orang Norwegia, dia bisa berbicara dengan Christian Norgaard, dan orangnya cukup keren," ujar Bull.

"Kami berada di sana sekitar 2-3 jam, dan tiba-tiba kami mulai melihat semua orang. Jadi ada Declan Rice, Mikel Arteta, Viktor Gyokeres, Bukayo Saka, Jurrien Timber, dan Eberechi Eze. Saya bersama salah satu teman serumah saya di pub tadi malam, dan dia berkata: 'Kamu berjabat tangan dengan Eze!'"

Para pemain Arsenal diketahui berpesta hingga dini hari. Pada Rabu (20/5) sekitar pukul lima pagi, Rice, Saka, Timber, dan Eze terlihat berkeliaran di sekitar Stadion Emirates karena ingin menikmati momen. Di sanalah banyak suporter Arsenal berselebrasi.

Sebelum ke Tape, Bull awalnya berada di sebuah pub di Finsbury Park. Setelah laga City vs Bournemouth usai, ia keluar dari sana dan bertemu dengan Ian Wright, legenda Arsenal yang ikut merayakan gelar juara bersama suporter.

"Itu benar-benar kacau," kata Bull. "Tiba-tiba, kami mulai mendengar: 'Ian Wright, Wright, Wright.' Dan entah bagaimana saya dan teman saya berakhir di sebelahnya."

"Setelah dia menyesap sampanye pertamanya, saya menyesap yang kedua, lalu teman saya menyesap yang ketiga. Satu-satunya orang yang memiliki botol sampanye itu pada dasarnya adalah kelompok teman-teman saya yang biasa kami ajak jalan-jalan. Dan sekarang saya punya botol itu di rumah."

"Itu benar-benar momen yang sulit dipercaya. Saya di sana berpikir: 'Apa yang sebenarnya terjadi?' Saya rasa karena kami datang tepat waktu dan kami sangat santai serta senang membayar berapa pun. Itu luar biasa," tegas Bull.

Bull masih bisa kembali berpesta andai Arsenal mampu mengalahkan Paris Saint-Germain di final Liga Champions pada 30 Mei mendatang. Ia akan hadir langsung di Budapest untuk menyaksikan laga itu.

(adp/raw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads