Liverpool Gak Akan Main 'Gas Pol' Terus di Bawah Iraola

Liverpool Gak Akan Main 'Gas Pol' Terus di Bawah Iraola

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Rabu, 12 Agu 2026 12:40 WIB
Soccer Football - Pre Season Friendly - Liverpool v AS Monaco - Anfield, Liverpool, Britain - August 9, 2026 Liverpool manager Andoni Iraola Action Images via Reuters/Jason Cairnduff
Manajer Liverpool Andoni Iraola saat memimpin tim di laga pramusim kontra AS Monaco. (Foto: Action Images via Reuters/Jason Cairnduff)
Jakarta -

Kedatangan Andoni Iraola disambut antusiasme di lingkungan Liverpool karena ide permainannya. Florian Wirtz kasih bocoran bagaimana Liverpool akan bermain.

Iraola dipilih Liverpool untuk jadi juru taktik baru sejak musim panas ini menggantikan Arne Slot. Salah satu alasannya adalah ide permainan yang dianggap lebih cocok dengan karakter dan identitas klub.

Manajer asal Basque itu punya ide yang mirip dengan Juergen Klopp, yang sukses mengembalikan klub ke tangga-tangga juara. Keduanya mengusung permainan intensitas tinggi, menekan lawan dengan agresif, dan mengutamakan transisi cepat serta vertikalitas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi permainan heavy-metal semacam ini relatif lebih riskan dan berisiko. Karena sebagaimana Liverpool mengincar manfaat dari situasi keos yang mereka ciptakan, lawan juga berpeluang mendapatkan keuntungan dari sana.

ADVERTISEMENT

Gelandang serang Liverpool Florian Wirtz mengungkap bahwa sekalipun Iraola menerapkan permainan intensnya, ia juga tetap ingin bisa mengendalikan permainan. Liverpool tak akan selalu bermain gas pol.

"Menurut saya, terutama dalam tiga musim terakhir di Bournemouth, kita bisa melihat apa yang bisa dia lakukan dengan sebuah tim. Tentunya kami menantikan bekerja dengannya dan selama beberapa pekan, bagi saya, saya baru dua pekan ikut latihan, jadi saya cuma bisa bilang kalau saya menikmatinya," ungkapnya dikutip BBC.

"Saya suka ide yang dia punya, jadi saya menantikannya. Kami ingin memenangi lebih banyak pertandingan dan bersaing buat semua titel yang bisa kami kejar."

"Saya rasa kami harus menaikkan intensitas permainan kami dan terkadang lebih mengutamakan kontrol pertandingan dengan penguasaan bola," imbuh pemain asal Jerman ini.



(raw/raw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads