Chelsea: Depan Tajam, Belakang Suram

Chelsea: Depan Tajam, Belakang Suram

Putra Rusdi K - Sepakbola
Senin, 31 Agu 2026 05:30 WIB
LONDON, ENGLAND - AUGUST 30: Cole Palmer of Chelsea celebrates scoring his teams fourth goal with teammates during the Premier League 2026/27 match between Chelsea FC and Brighton & Hove Albion at Stamford Bridge on August 30, 2026 in London, England
Foto: Chelsea FC via Getty Images/Darren Walsh
London -

Chelsea tampil tajam di depan, tapi lini belakang suram saat menerima serangan. The Blues bisa bikin tujuh gol tapi juga kebobolan lima gol hanya dari dua laga.

Chelsea meraih kemenangan 4-3 atas Brighton & Hove Albion di Stamford Bridge pada laga lanjutan Liga Inggris, Minggu (30/8/2026). The Blues mampu unggul 3-0 lebih dulu lewat gol Romeo Lavia, Pedro Neto, dan Joao Pedro.

Tim tamu bisa merapatkan jarak skor dari gol Malick Yalcouye dan Joao Pedro yang bikin gol bunuh diri. Cole Palmer bisa kembali bikin Chelsea kembali menjauh. Gol Pascal Gross di menit akhir tak mampu menghindarkan The Seaguls dari kekalahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasil ini bikin Chelsea mengawali musim dengan apik lewat raihan dua kemenangan. Pada laga perdana, Si Biru juga mengemas tiga angka usai menang 3-2 di kandang Fulham.

ADVERTISEMENT

Tajamnya lini depan jadi kunci Chelsea bisa mengoleksi enam angka. Mereka mampu bikin tujuh gol hanya dari dua laga.

Chelsea begitu berbahaya di depan gawang. Pada laga melawan Brighton, Chelsea mampu bikin total 11 tembakan dengan 6 on target dan empat berbuah gol. Padahal, mereka cuma mencatatkan 26 persen penguasaan bola.

Situasi nyaris serupa terjadi di laga sebelumnya melawan Fulham, Chelsea efektif dengan bisa mencatatkan 11 tembakan, enam on target, dan bikin tiga gol. Chelsea juga kalah penguasaan bola dengan hanya punya persentase 38 persen.

Lini depan Chelsea memang begitu menjanjikan di awal musim ini. Namun berkebalikan dengan performa lini depan, lini belakang Chelsea tampil memalukan dua dua laga awal Liga Inggris.

Chelsea sudah kebobolan lima gol dari dua laga. Mereka juga dihujani tembakan ke arah gawang. Tim asal London ini menerima total 12 tembakan on target hanya dari laga melawan Brighton dan Fulham. Dua lawan Chelsea ini masing-masing bikin enam tembakan ke arah gawang.

Manajer Chelsea, Xabi Alonso, harus segera menemukan solusi atas rapuhnya lini belakang. Kehadiran Emiliano Martinez di bawa mistar yang baru direkrut dari Aston Villa, juga belum bisa menambal lini belakang Chelsea.



(pur/bay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads