AS Roma digoyang isu tak sedap, di tengah performa yang menurun. Pelatih Gian Piero Gasperini dan penasihat senior Claudio Ranieri dikabarkan diam-diaman.
Menurut laporan Corriere dello Sport, momen itu terlihat dalam sesi latihan di Trigoria, Senin (13/4) waktu setempat. Ranieri dan Gasperini duduk saling berjauhan. Momen itu dianggap jadi puncak perang dingin keduanya.
Sebelumnya Gasperini juga sempat menolak merespons kritikan pedas Ranieri sebelumnya. Ranieri sempat menyinggung performa tim di bawah Gasperini, yang cuma mengemas 3 kemenangan dari 10 laga terakhir di semua ajang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam wawancara akhir pekan lalu, Ranieri menyiratkan bahwa Gasperini bukanlah sosok pelatih yang diusulkannya ke manajemen. Ia juga menilai laju AS Roma belakangan ini jadi konsekuensi atas penunjukkan eks pelatih Atalanta tersebut.
"Tugas saya sangat berbeda dengan tugas pelatih. Saya memberikan masukan ketika diminta oleh pihak manajemen, bukan oleh pelatih. Saya jarang ikut campur dalam urusan di lapangan," katanya.
"Saya menyebutkan lima atau enam nama pelatih. Tiga di antaranya tidak datang dan klub memilih Gasperini. Saya berbicara dengannya karena saya mengenalnya. Kami memilihnya karena prestasinya di Atalanta."
"Apa yang terjadi sekarang adalah apa yang kami harapkan. Kami merekrut pemain muda, semuanya dipilih bersama-sama. Tidak ada satu pun yang datang tanpa persetujuannya. Ziolkowski, Ghilardi, Venturino, dan Zaragoza semuanya datang atas permintaannya, untuk memberikan pelatih sebuah tim yang hanya terpaut satu poin dari Liga Champions," ungkapnya.
Baca juga: Donyell Malen Gacor Banget di AS Roma |
Komentar itu tak ditanggapi Gasperini. Situasi juga makin memburuk dengan sikap diam pemilik Dan Friedkin.
Penguasaha asal Amerika Serikat itu justru kaget dengan masalah ini. Ia mengaku menghormati sikap Ranieri, namun di satu sisi tetap menilai kinerja Gasperini masih on the track.
Saat ini AS Roma masih bertengger di peringkat enam klasemen Liga Italia dengan 57 poin hingga pekan ke-32. Giallorossi cuma terpaut tiga angka dari peringkat empat yang dihuni Juventus, posisi batas akhir ke zona Liga Champions musim depan. Roma juga sudah tersingkir dari Liga Europa dan Coppa Italia, sehingga bisa fokus di Serie A hingga akhir musim.
(yna/aff)











































