Jay Idzes jadi pemain terbaik (MoTM) saat Sassuolo bertandang ke markas Fiorentina. Meski begitu, ada satu hal yang dia sesalkan. Apa itu?
Giornata ke-34 Liga Italia menghadirkan duel Fiorentina vs Sassuolo. Pertandingan digelar di Stadion Artemio Franchi, Minggu (26/4/2026).
Idzes bermain penuh di laga ini. Kapten Timnas Indonesia ini dimainkan Sassuolo sebagai bek tengah dalam formasi 4-3-3.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua tim sama-sama bermain menyerang sepanjang 2x45 menit. Kendati demikian, tidak ada gol yang tercipta hingga pluit panjang tanda pertandingan berakhir berbunyi.
Jay Idzes dinobatkan sebagai MoTM oleh Serie A atas performa ciamiknya menghadapi Fiorentina. Dia mencatatkan 7 kali sapuan, 2 blok, dan memenangkan 2 duel perebutan bola.
Idzes cukup puas dengan performa yang ditampilkan melawan Fiorentina. Di sisi lain, bek berusia 25 tahun itu menyesalkan beberapa peluang yang gagal berbuah gol untuk Sassuolo.
Tim tamu memang mencatatkan 2 tembakan on target dari 11 percobaan. Salah satunya sambaran bola Andrea Pinamonti yang membentur mistar.
Baca juga: Jay Idzes Perkasa saat Sassuolo Bungkam Como |
Jay Idzes Γ¨ il Panini Player of the match di #FiorentinaSassuolo π pic.twitter.com/Irggx7pqsE
β Lega Serie A (@SerieA) April 26, 2026
"Kami bisa saja berbuat lebih, tetapi mereka sangat kuat dan (Stefano) Turati [kiper Sassuolo -red] melakukan beberapa penyelamatan hebat. Jadi saya pikir 0-0 adalah hasil yang paling adil," kata Jay Idzes, dilansir dari Sassuolo News.
Hasil imbang kontra Fiorentina membuat Sassuolo tertahan di urutan kesepuluh klasemen Serie A dengan 46 poin. Klub promosi dari Serie B ini dipastikan aman dari zona degradasi musim depan.
(bay/rin)










































