Chivu: Scudetto di Inter Sebagai Pelatih dan Pemain Rasanya Sama

Chivu: Scudetto di Inter Sebagai Pelatih dan Pemain Rasanya Sama

Putra Rusdi K - Sepakbola
Senin, 04 Mei 2026 09:40 WIB
Milan, Italy - April 21: Cristian Chivu, head coach of Fc Internazionale celebrates after winning the Coppa Italia match between FC Internazionale and Como at San Siro on April 21, 2026 in Milan, Italy. (Photo by sportinfoto/DeFodi Images/DeFodi via
Foto: DeFodi Images via Getty Images/DeFodi Images
Milan -

Cristian Chivu mampu meraih Scudetto bersama Inter Milan sebagai pemain dan kini saat jadi pelatih. Ia merasakan bahagia yang sama juara dengan Si Ular sebagai pelatih seperti saat masih bermain.

Inter Milan memastikan juara Serie A 2025/2026. Kepastian tersebut didapat usai Si Ular menang 2-0 atas Parma pada laga lanjutan Serie A berlangsung di Giuseppe Meazza, Senin (4/5/2026) dini hari WIB.

Dua gol Inter lahir lewat Marcus Thuram dan Henrikh Mkhitaryan. Inter saat ini berada di puncak klasemen dengan 82 poin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Poin mereka sudah tak mungkin terkejar oleh Napoli di urutan kedua dengan 70 poin. Hal ini karena Serie A cuma tersisa tiga pekan terakhir. Scudetto di musim ini merupakan gelar juara Serie A ke-21 untuk Inter.

ADVERTISEMENT

Gelar ini begitu spesial untuk pelatih Inter Cristian Chivu. Chivu mampu meraih Scudetto di musim pertamanya melatih Inter.

Chivu ditunjuk sebagai juru taktik Inter awal musim ini. Pria asal Rumania ini mengisi posisi yang ditinggalkan Simone Inzaghi.

Chivu juga mampu mempersembahkan juara Serie A untuk Inter sebagai pemain dan pelatih. Ia pernah meraih tiga Scudetto bersama Inter saat masih bermain. Chivu juga bagian dari skuad Inter yang meraih treble pada musim 2009/2010.

Chivu mengaku juara bersama Inter Milan sebagai pemain dan pelatih rasanya sama. Ia merasakan begitu bahagia menorehkan prestasi bersama Nerazzurri.

Ia turut memuji para pemainnya karena dengan kerja keras mereka Inter bisa kembali juara Serie A. Para pemain Inter mampu bangkit setelah tanpa gelar di musim lalu.

"Saya sudah melakukan beberapa hal sebagai pemain... Tapi saya senang untuk para pemain ini, untuk klub ini, untuk para suporter luar biasa yang mendukung kami sejak awal," ujar Chivu dikutip dari Football Italia.

"Saya tidak akan menceritakan seluruh narasi dari musim lalu, ejekan dan penghinaan terhadap kelompok ini, tetapi para pemain telah melakukan yang terbaik untuk bekerja keras, bangkit kembali, dan menemukan apa yang dibutuhkan untuk musim kompetitif yang baru."

"Ini adalah gelar ke-21 dan halaman lain dalam sejarah gemilang klub ini. Saya lebih muda saat itu, sekarang rambut saya sudah beruban, tetapi saya sama bahagianya seperti ketika saya masih menjadi pemain. Para pemain pantas mendapatkan pujian hari ini, mereka luar biasa," jelasnya.




(pur/yna)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads